Pilih Laman
Edi Purwanto Bedah Faktor yang Memengaruhi Niat Pembelian Mobil Listrik di Indonesia

2 Juni 2026

Oleh: Humas Virly

Share

Dok: Humas Untar 

Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Untar menggelar sidang ujian terbuka pada Selasa (02/06/2026) di Kampus I Untar. Pada kesempatan tersebut, Promovendus Edi Purwanto resmi dikukuhkan sebagai doktor ke-24 pada program studi tersebut setelah dinyatakan lulus dengan predikat pujian.

Dalam disertasinya, Dr. Edi Purwanto mengangkat topik “Determinan Niat Pembelian Mobil Listrik Masyarakat Perkotaan di Jabodetabek”. Penelitian ini menyoroti rendahnya tingkat adopsi kendaraan listrik di kawasan perkotaan Indonesia, meskipun transformasi menuju kendaraan listrik merupakan agenda strategis global dalam mendukung pengurangan emisi karbon dan keberlanjutan lingkungan.

Penelitian tersebut mengembangkan model integratif yang menggabungkan beberapa kerangka teori, yakni Theory of Planned Behavior (TPB), Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), Social Exchange Theory, dan Customer Value Theory.

“Variabel yang dikaji meliputi kepedulian lingkungan, ekspektasi kinerja, infrastruktur pengisian daya, waktu pengisian, harga, biaya operasional, serta insentif pemerintah, dengan sikap konsumen sebagai variabel mediasi utama,” terang pria yang juga bekerja sebagai Direktur Lembaga Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat dan dosen di Universitas Pembangunan Jaya.

Lebih lanjut, Dr. Edi menjelaskan bahwa pendekatan penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan metode survei terhadap masyarakat perkotaan di wilayah Jabodetabek. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan antarvariabel dalam model yang dikembangkan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan, teknologi, ekonomi, dan kebijakan memiliki pengaruh signifikan terhadap sikap konsumen. Selanjutnya, sikap konsumen terbukti menjadi mediator utama yang memengaruhi niat pembelian kendaraan listrik.

Di hadapan promotor utama Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., IPU., A.E. serta ketua sidang Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M., sidang terbuka ini ditutup dengan penegasan bahwa penelitian tersebut menawarkan model integratif yang menggabungkan perspektif perilaku, teknologi, ekonomi, dan kebijakan dalam konteks adopsi kendaraan listrik di negara berkembang. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik sekaligus menjadi rujukan bagi pembuat kebijakan, pelaku industri, serta pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. (VC/YS)

Berita terbaru

Agenda

 

21 Juli Architectural Design Week 2026
12-14 Agustus PKKMB 2026
17 Agustus Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

 

Universitas Swasta di Jakarta, Universitas Swasta Terbaik, Universitas Tarumanagara, UNTAR