Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Untar mengadakan seminar daring bertema “Kampus Merdeka dan Sertifikasi Profesi: Menuju Lulusan Siap Kerja,” Selasa (6/10).
Hadir sebagai narasumber Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi Public Relations Indonesia (LSPPRI) Muslim Basya, B.B.A., S.E., M.B.A. dan dosen Fikom Untar Dr. Muhammad Adi Pribadi, S.E., M.I.B., M.Comm.

Seminar daring diadakan untuk mengenal lebih jauh tentang dunia kehumasan dan pengetahuan lebih luas terhadap pentingnya sertifikasi profesi. Seminar juga menjelaskan efek kurikulum Kampus Merdeka kepada para mahasiswa.
Menurut Muslim, praktisi humas perlu mengimbangi sertifikasi dengan sikap. “Sertifikasi tidak cukup, dan bukan jaminan bahwa Anda siap kerja. Tapi apa yang harus kita lakukan? Ya, bangun dari sikap. Kita berangkat dari sebuah profesi yang dealing with people. Seorang PR baru bisa berkomunikasi kalau sudah connect with your audience,” katanya.
“Internet telah mengubah cara publik mengakses informasi. Inovasi akan mengubah cara kerja PR seperti bidang lain juga. Jadi, pertanyaannya adalah bagaimana dengan PR sekarang ini? Apa saya bisa bertahan di dunia PR? Banyak yang bertanya soal ini. Yang perlu ditanyakan hanya 1 kalimat saja, yaitu apakah diri kalian masih relevan dengan pengetahuan yang dimiliki,” lanjut Muslim.


Seminar diadakan sebagai rangkaian acara mata kuliah Kapita Selekta. Seminar dihadiri ratusan mahasiswa semester 7 Fikom Untar. -AW-
-JS-
6 Oktober 2020, KS, PKM.





