Pilih Laman
Sertifikasi Profesi, Upaya Hasilkan Lulusan Berkualitas

4 Oktober 2020

Oleh: Humas UNTAR

Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Untar mengadakan seminar daring bertema “Kampus Merdeka dan Sertifikasi Profesi: Menuju Lulusan Siap Kerja,” Selasa (6/10).

Hadir sebagai narasumber Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi Public Relations Indonesia (LSPPRI) Muslim Basya, B.B.A., S.E., M.B.A. dan dosen Fikom Untar Dr. Muhammad Adi Pribadi, S.E., M.I.B., M.Comm.

“Semoga webinar ini dapat memberi bekal  mahasiswa saat berkiprah di dunia PR, karena mahasiswa membutuhkan pandangan soal PR dan mengapa sertifikasi diperlukan,” pesan Dekan Fikom Untar Dr. Riris Loisa, M.Si. dalam membuka acara.

Seminar daring diadakan untuk mengenal lebih jauh tentang dunia kehumasan dan pengetahuan lebih luas terhadap pentingnya sertifikasi profesi. Seminar juga menjelaskan efek kurikulum Kampus Merdeka kepada para mahasiswa.

Menurut Muslim, praktisi humas perlu mengimbangi sertifikasi dengan sikap. “Sertifikasi tidak cukup, dan bukan jaminan bahwa Anda siap kerja. Tapi apa yang harus kita lakukan? Ya, bangun dari sikap. Kita berangkat dari sebuah profesi yang dealing with people. Seorang PR baru bisa berkomunikasi kalau sudah connect with your audience,” katanya.

“Internet telah mengubah cara publik mengakses informasi. Inovasi akan mengubah cara kerja PR seperti bidang lain juga. Jadi, pertanyaannya adalah bagaimana dengan PR sekarang ini? Apa saya bisa bertahan di dunia PR? Banyak yang bertanya soal ini. Yang perlu ditanyakan hanya 1 kalimat saja, yaitu apakah diri kalian masih relevan dengan pengetahuan yang dimiliki,” lanjut Muslim.

Sesi kedua diisi dengan pemaparan Kampus Merdeka oleh Dr. Adi. Menurutnya, kurikulum ini bermanfaat bagi mahasiswa. “Dengan kurikulum Kampus Merdeka, wawasan mahasiswa diperluas. Tidak dikotak-kotakkan dalam satu ruang saja. Saat ini BUMN dan instansi pemerintah mengirimkan para karyawan PR-nya untuk mengikuti uji kompetensi di LSPPRI. Begitu pun juga para lulusan di beberapa universitas negeri dan swasta,” ungkapnya.

Menutup acara, Wakil Dekan Fikom Untar Dr. (Can) Yugih Setyanto, S.Sos., M.Si., yang juga bertindak sebagai moderator menyampaikan simpulan acara. “Kompetisi memang tidak dapat dihindari dan dengan kompetisi kita bisa bersaing serta berkembang. Membangun behavior sebagai PR penting. Membangun image dan reputasi juga dibutuhkan tetapi jangan lupa untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Selain itu, seorang PR jangan hanya asik dengan dunianya sendiri, tetapi harus berinteraksi dengan berbagai orang dari berbagai lapisan juga” pungkasnya.

Seminar diadakan sebagai rangkaian acara mata kuliah Kapita Selekta. Seminar dihadiri ratusan mahasiswa semester 7 Fikom Untar. -AW-

-JS-

6 Oktober 2020, KS, PKM.

Berita terbaru

Agenda

1 Okt Dies Natalis ke-63 Untar
3 Okt Research Week Untar
7 Okt Seminar Kebudayaan
7 Okt Pagelaran Wayang
15 Okt Wisuda ke-80 Untar