Dok: Humas Untar – RJ
Universitas Tarumanagara (Untar) menjadi tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Mahasiswa Nasional 2026 yang berlangsung pada 22–23 Oktober 2026 di Graha Swara, Gedung M, Kampus 1 Untar.
Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai daerah melalui kompetisi seni paduan suara.
Mengusung tema “Bersatu dalam Harmoni, Berkarya dalam Kasih, Memberi Dampak”, PESPARAWI diikuti 25 kontingen perguruan tinggi dengan total 1.150 orang, terdiri atas mahasiswa, pelatih, ofisial, dan pendamping. Perguruan tinggi yang berpartisipasi telah melalui dan dinyatakan lolos seleksi pra-nasional.
Semangat keberagaman menjadi salah satu pesan utama dalam pembukaan PESPARAWI pada Kamis (22/10/2026). Rektor Untar Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M., mengibaratkan paduan suara sebagai cerminan kehidupan yang membutuhkan sikap saling menghargai untuk menciptakan harmoni.
“Keberagaman bukan sumber perpecahan, melainkan justru menjadi kekayaan yang melahirkan keindahan bila disatukan dengan saling menghormati seperti harmoni dalam paduan suara,” ujarnya.
Melalui kompetisi tersebut, mahasiswa juga diajak menjunjung tinggi sportivitas dan membangun persahabatan. Menurut Rektor, kegiatan seni menjadi sarana mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, dan kemampuan bekerja sama di luar bidang akademik.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan pandangan Ketua Tim Kerja Kemahasiswaan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Sukino, S.Pd., M.A.P. Ia menilai prestasi mahasiswa tidak semata-mata ditentukan oleh kemenangan, tetapi juga oleh proses belajar, kedisiplinan, keberanian tampil, kemampuan menerima masukan, dan sportivitas.
Bagi peserta, PESPARAWI bukan sekadar kesempatan meraih prestasi, melainkan juga pengalaman bertemu dan belajar bersama mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia.
Algorius Oemanas, mahasiswa Universitas Timor asal Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengungkapkan rasa syukurnya dapat ambil bagian dalam kompetisi nasional tersebut.
“Kami berterima kasih atas kesempatan untuk mengikuti PESPARAWI Mahasiswa Nasional 2026 dan berharap dapat memberikan penampilan terbaik serta membawa hasil yang membanggakan bagi Universitas Timor,” ungkapnya.
Pengalaman mahasiswa asal Timor tersebut juga menjadi bagian dari kebersamaan yang terjalin di antara peserta dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Kristen Duta Wacana, Universitas Kristen Indonesia Maluku, Universitas Negeri Medan, Universitas Musamus Merauke, dan Universitas Pattimura. (CS/CJ/YS)

