Dok; Humas Untar
Sebanyak 10 finalis mempresentasikan rancangan logo dan hashtag Fakultas Arsitektur, Perencanaan, dan Real Estat (FAPRE) Universitas Tarumanagara (Untar) dalam tahap final sayembara yang digelar secara daring, 8 Mei 2026. Sayembara ini menjadi bagian dari upaya fakultas yang baru terbentuk tersebut membangun identitas visualnya.
Para finalis memaparkan konsep dan filosofi karya mereka di hadapan dewan juri untuk memperebutkan posisi tiga besar sekaligus menjadi kandidat identitas visual resmi FAPRE. Logo terpilih nantinya akan digunakan dalam berbagai kegiatan akademik, publikasi, dan komunikasi kelembagaan fakultas.
FAPRE merupakan fakultas baru di lingkungan Untar yang terbentuk melalui pengembangan organisasi akademik. Sebelum berdiri sebagai fakultas tersendiri, program-program studi yang kini berada di bawah FAPRE bergabung dalam Fakultas Teknik. Pembentukan FAPRE menjadi langkah penguatan pengelolaan dan pengembangan keilmuan di bidang arsitektur, perencanaan, dan real estat yang telah lama berkembang di Untar.
Dekan FAPRE Untar, Maria Veronica Gandha, S.T., M.Arch., mengatakan identitas visual memiliki peran penting dalam memperkuat citra dan pengenalan fakultas kepada masyarakat. Karena itu, logo yang dipilih diharapkan mampu merepresentasikan karakter, visi, dan bidang keilmuan yang dikembangkan FAPRE.
Dalam proses penilaian, dewan juri menyeleksi karya berdasarkan sejumlah aspek, antara lain orisinalitas, kesesuaian dengan visi dan misi fakultas, kreativitas, serta kemudahan logo untuk diaplikasikan pada berbagai media komunikasi. Selain itu, kemampuan logo untuk dikenali dan diingat juga menjadi salah satu pertimbangan.
FAPRE saat ini menaungi sejumlah program studi di bidang arsitektur, perencanaan, dan real estat. Program Studi Arsitektur Untar dikenal sebagai salah satu sekolah arsitektur swasta tertua di Indonesia, sedangkan Program Studi Real Estat merupakan program studi pertama yang secara khusus mengkaji bidang real estat di Indonesia.
Ketua Panitia Sayembara Logo dan Hashtag FAPRE Laura Tri Agustin berharap proses seleksi tersebut dapat menghasilkan identitas visual yang mampu merepresentasikan semangat dan arah pengembangan fakultas di masa depan.
Melalui sayembara ini, FAPRE berupaya menghadirkan identitas yang tidak hanya mudah dikenali, tetapi juga mencerminkan nilai inovasi, profesionalisme, kreativitas, dan keberlanjutan yang menjadi landasan dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. (KS/YS)

