Dok: Humas Untar – VC
Setiap tanggal 23 April, dunia memperingati Hari Buku Sedunia sebagai momentum untuk meningkatkan minat baca serta menghargai pentingnya literasi dalam kehidupan. Pada tahun 2026, peringatan ini kembali menjadi pengingat bahwa budaya membaca terus berkembang seiring kemajuan teknologi.
Sebagai perguruan tinggi yang menjunjung tinggi nilai literasi, Untar turut berperan aktif dalam mendorong kebiasaan membaca di kalangan mahasiswa. Literasi tidak lagi terbatas pada buku fisik maupun hasil riset konvensional, tetapi juga merambah ke bentuk digital seperti buku elektronik (e-book) yang kini dapat diakses dengan mudah kapan pun dan di mana pun.
Kemudahan akses terhadap e-book menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan minat baca generasi muda. Mahasiswa dapat memperoleh berbagai referensi akademik maupun bacaan ringan hanya melalui perangkat digital, sehingga proses belajar menjadi lebih fleksibel dan efisien.
Selain itu, Untar juga menyediakan fasilitas perpustakaan di setiap fakultas sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan akademik mahasiswa. Kehadiran perpustakaan ini tidak hanya menunjang kebutuhan pembelajaran dan penyusunan riset, tetapi juga mendorong tumbuhnya ketertarikan dalam membaca sebagai bagian dari gaya hidup intelektual.
Tidak hanya itu, Untar memiliki Tarumanagara Knowledge Center yang menjadi pusat sumber informasi bagi sivitas akademika. Fasilitas ini menyediakan beragam koleksi buku, mulai dari nonfiksi hingga fiksi, yang dapat dinikmati oleh mahasiswa untuk memperluas wawasan sekaligus mengembangkan imajinasi.
Melalui berbagai fasilitas dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, Untar terus berkomitmen untuk menumbuhkan budaya literasi yang relevan dengan zaman. Peringatan Hari Buku Sedunia 2026 pun menjadi momentum penting untuk mengajak seluruh mahasiswa agar semakin gemar membaca, baik melalui buku fisik maupun digital, demi membangun generasi yang kritis, kreatif, dan berpengetahuan luas. (VC/YS)

