Dok: Humas Untar – RJ
Untar melalui menggelar kegiatan bertajuk “Staff Pinnacle Programme: Jakarta Leadership Immersion” sebagai upaya menjajaki kerja sama dengan Ngee Ann Polytechnic, Singapura. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, pada 25–28 Maret 2026, dan dilaksanakan di Kampus I Untar.
Program yang diselenggarakan Yayasan Tarumanagara melalui Tarumanagara Enterprise (TE) ini menjadi wadah untuk mempererat relasi serta membuka peluang kolaborasi antara kedua institusi pendidikan tinggi.
Selain memperkuat hubungan kelembagaan, pertemuan ini juga bertujuan mengembangkan program student exchange dan internship yang telah berjalan sebelumnya, sekaligus memperluas peluang kerja sama di masa mendatang.
Rangkaian kegiatan turut dilengkapi dengan kunjungan industri company visit ke beberapa kantor perusahaan, sebagai bagian dari upaya memberikan wawasan praktis kepada peserta mengenai dunia industri.

Potret campus tour yang diikuti oleh delegasi dari Ngee Ann Polytechnic // Dok: Humas Untar – RJ
Dalam kesempatan yang sama, salah satu delegasi Ngee Ann Polytechnic selaku Regional Head Centre for Southeast Asia, Agustin, menyampaikan bahwa mitra industri dapat memanfaatkan fasilitas yang dimiliki institusi pendidikan untuk riset, pengujian, pengembangan, serta pelatihan proyek percontohan tanpa harus melakukan investasi modal besar secara mandiri, khususnya di Singapura yang memiliki biaya investasi tinggi.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa selain program mahasiswa dan magang, kerja sama juga mencakup pengembangan tenaga kerja melalui program Continuing Education and Training (CET). “Program ini mendukung perusahaan dalam meningkatkan dan memperbarui keterampilan tenaga kerja di berbagai bidang, seperti keamanan siber, analisis data, dan desain berpusat pada manusia,” ungkapnya.
Rektor Untar Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M., memandang positif kegiatan ini yang dinilainya menjadi wujud implementasi program internasionalisasi yang menjadi salah satu program utama Untar saat ini sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan mitra global.
Ia berharap inisiatif ini dapat memperkuat kolaborasi yang telah terjalin, serta mendorong pengembangan program bersama di bidang pendidikan, riset, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia ke depannya.
Melalui program tersebut, kemitraan antara perguruan tinggi dan industri tidak hanya terbatas pada penempatan mahasiswa, tetapi juga mencakup pengembangan sumber daya manusia, layanan konsultasi, serta pembangunan kapabilitas jangka panjang, sekaligus diharapkan memperkuat sinergi antara Untar dan Ngee Ann Polytechnic serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan industri. (VC/YS)

