Dok: Humas Untar – VC
Program Studi Desain Interior Fakultas Seni Rupa dan Desain (Prodi DI FSRD) Untar menyelenggarakan seminar bersama praktisi desain interior pada Selasa, (18/11/2025), di Kampus I Untar.
Kegiatan ini menjadi langkah DI Untar untuk memperkenalkan para mahasiswa pada dunia profesional serta mempelajari gaya dan konsep moodboard untuk tata ruang. Seminar tersebut membahas bagaimana ide desain dapat disampaikan melalui material dan moodboard.
Mengusung tajuk “SCOMA: Schematic Concept & Moodboard,” kegiatan ini merupakan seminar dan workshop yang telah dilaksanakan untuk kelima kalinya oleh Desain Interior Untar.
Pada tahun ini, DI Untar menghadirkan desainer interior dari Indonesia untuk berbagi wawasan mengenai penyusunan ide desain melalui material dan moodboard dalam dua sesi.
Sesi pertama menghadirkan Founder Domisilium Studio, Hamphrey Tedja dan Santi Alaysius, yang membawakan materi berjudul *Material as Storyteller: Building a Hospitality Atmosphere Through Material Exploration*.
Sesi kedua diisi oleh Principal Architect dari Helen Agustine Studio, Helen Agustine, serta Founder dan Design Director Vindate Architecture & Interior sekaligus alumni Desain Interior Untar, Hans Susantio, dengan materi *Visual Storytelling through Material Board: Communicating Design Concept Effectively*.
Dalam kesempatan tersebut, Hans turut membagikan pandangannya mengenai penerapan material sebagai elemen komunikatif dalam rancangan interior.
Pria yang pernah menjadi bagian dari DI Untar angkatan 2001 itu menyampaikan pesannya, “Untar dapat lebih banyak mencetak lulusan desainer yang kompatibel dan mampu mengikuti perkembangan zaman,” ujar Hans.
Pada penyelenggaraan SCOMA tahun ini, DI Untar juga memperkenalkan berbagai material yang digunakan dalam industri interior. Beberapa brand yang terlibat meliputi TMAC Decorazzo, Quadra, Idefab, Teka, Singres Mosaic, Aica, dan Colours of Chroma, sehingga kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. (VC/YS)

