
Covid-19 memang benar ada dan sudah banyak sekali morbiditas dan mortalitas yang ditimbulkan, dan dunia kini telah menemukan vaksin yang dapat membantu pulihnya kesehatan dan perekonomian dunia. Oleh karenanya, dengan banyaknya vaksin yang bermunculan baru-baru ini maka Fakultas Kedokteran (FK) Untar bersama Keluarga Medis Alumni Fakultas Kedokteran Untar menyelenggarakan seminar daring dengan topik “Covid-19 Vaccination” pada Sabtu (20/2). Seminar ini mengundang dua narasumber yaitu Dosen FK Untar dr. Velma Herwanto, PhD, SpPD., dan Alumnus FK Untar Tommy Setiawan, M.D., M.S., M.Sc., yang dimoderatori oleh dr. Lydia Tan, SpPD, FINASIM.


“Coronavac adalah vaksin dari China, digunakan di Indonesia untuk orang diatas 60 tahun. Vaksin yang memiliki isi virus utuh inaktif, menurut clinical trial-nya, dikatakan 100% efektif mencegah perawatan di rumah sakit dan mencegah angka kematian Covid-19. 83.7% efektif menghindari kasus yang membutuhkan perawatan medis, dan 50.65% efektif dalam menjauhkan dari infeksi corona,” tambahnya.
Selain Whole Virus Vaccines, dr. Tommy juga membahas perbedaan, efek samping dan cara kerja vaksin jenis Nucleic Acid Covid-19 Vaccines (vaksin yang memakai mRNA untuk memicu reaksi immune untuk membentuk antibodi terhadap virus) yaitu Pfizer, Moderna, dan Curevac, juga membahas dalam Vector Based Vaccines (vaksin yang memakai adenovirus yang tidak berbahaya sebagai vektor yang membawa antigen virus untuk memicu reaksi imun membentuk antibodi terhadap SARS-CoV 2) yaitu Johnson and Johnson, AstraZeneca, Sputnik V. Juga membahas Protein Subunit Vaccine (vaksin yang memakai fragment protein subunit untuk menstimulasi reaksi imun) yaitu Novavax.
“Sebagai summary-nya efikasi Covid-19 vaccines: Sinovac 65.3% (INA), 50.4% (BRA), 78% (Butatan), 91.25% (TUR), Corona Vac 50%, Covexin 60%, Pfizer 95%, Moderna 94.5%, J&J 72%, Astrazeneca 70,4%, Sputnik V 91.6%, Novavax 90%, Curevac (uji klinik). Jadi vaksin Covid-19 yang sudah aman adalah Sinovac untuk 18-59 tahun, CoronaVac boleh untuk lebih dari 60 tahun, Pfizer 16-lebih dari 65 tahun, Moderna 18-lebih dari 65 tahun, J&J 18-55 tahun, Novavax 18-84 tahun, dan Astrazeneca untuk 18-65 tahun. Jadi semua vaksin adalah aman dan hampir tidak ada efek samping yang membahayakan karena telah melewati uji klinis fase ketiga. Jangan menunda vaksinasi bila tidak ada kontra-indikasi vaksinasi,” simpulnya.

-JS-
20 Februari 2021, PKM, KS.



