
Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Program Studi Desain Interior Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Untar kembali menyelenggarakan Schematic Concept and Moodboard (SCOMA) Seminar and Workshop, hari Kamis (28/10). Ini merupakan kali kedua SCOMA diadakan yang diisi dengan seminar dan workshop untuk para mahasiswa. Dengan kegiatan ini, para mahasiswa disuguhkan proses pembelajaran dengan lebih aplikatif karena dapat langsung mendengar dari ahlinya.

Seminar yang dikemas dalam bentuk talkshow diawali dengan cerita pengalaman seorang William sejak berkuliah hingga masuk ke dunia kerja di Hadiprana. Tantangan karir atau proyek, passion dalam desain interior, proses ke lapangan untuk menambah wawasan dan pengalaman desain melalui rekaman sentuhan, pandangan, endusan, dan sebagainya, telah dijalani. “Tidak hanya hard skill, dalam dunia kerja sangat dibutuhkan soft skill. Di Hadiprana, 99% proyek dilakukan dengan kerja tim,” paparnya.
Selain membahas berbagai hal diatas, juga membahas pemanfaatan teknologi di masa pandemi ini. “Di era teknologi semua orang dipaksa menjadi akrab dengan teknologi. Setiap tahun, selalu ada yang baru sehingga perlu untuk selalu adaptif. Dalam masa pandemi, dunia kreatif mendapat tantangan besar, kebiasaan offline harus diubah dengan online. Contoh yang sangat menantang adalah penyelenggaraan pameran. Intinya harus berani berubah,” ujar William.


