
Dok: Humas Untar
Fakultas Arsitektur, Perencanaan, dan Real Estat (FAPRE) Universitas Tarumanagara (Untar) bekerja sama dengan Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Jakarta dan Community for Maritime Studies Indonesia (CMSI) menyelenggarakan diskusi panel bertajuk “Jakarta Resilient Coast: Masa Depan Pesisir yang Adaptif dan Tangguh” di Executive Lounge Tarumanagara Knowledge Center, Gedung Utama Kampus I Untar, Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Diskusi panel tersebut menjadi ruang kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan untuk membahas tantangan pembangunan kawasan pesisir Jakarta di tengah perubahan iklim, urbanisasi, dan perkembangan kota yang semakin dinamis.
Melalui tema yang diangkat, kegiatan ini bertujuan mendorong lahirnya gagasan dan solusi inovatif guna menciptakan kawasan pesisir yang lebih adaptif, berkelanjutan, serta tangguh menghadapi tantangan masa depan.
Acara ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang keilmuan dan pengalaman profesional, yaitu dosen FAPRE Untar, Suryono Herlambang, S.T., M.Sc., T.S.N.B. Hutabarat selaku Staf Khusus KASAL sekaligus Pembina CMSI, serta Isnawa Adji, Kepala BPBD DKI Jakarta.
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya perencanaan kawasan pesisir yang terintegrasi dengan aspek lingkungan, sosial, ekonomi, dan ketahanan wilayah. Pembangunan kawasan pesisir dinilai tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga perlu memperhatikan keberlanjutan ekosistem dan kualitas hidup masyarakat.
Diskusi juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam menyusun kebijakan serta perencanaan kota yang lebih responsif terhadap perubahan lingkungan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Untar dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus menghadirkan ruang diskusi akademik yang relevan dengan isu perkotaan dan lingkungan. Melalui kolaborasi bersama Ikatan Ahli Perencanaan Jakarta dan CMSI, Untar berharap diskusi tersebut dapat memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan di Indonesia. (KS/YS)
