Pilih Laman
Untar Bekali Mahasiswa Antikorupsi dan Antinarkoba

8 April 2026

Oleh: Humas Virly

Share

Dok: Humas Untar 

Untar menyelenggarakan Seminar Humaniora bertema “Internalisasi Nilai Pancasila melalui Humaniora dalam rangka Penguatan Budaya Nasional dan Kesadaran Kolektif Antikorupsi dan Antinarkoba” yang dilaksanakan secara daring, Rabu (08/04/2026).

Kegiatan yang diikuti mahasiswa ini menjadi bagian dari upaya pembelajaran inklusif dalam memenuhi mata kuliah wajib nasional, seperti Bahasa Indonesia, Pancasila, Agama, dan Kewarganegaraan.

Kepala Lembaga Pembelajaran dan Inovasi Akademik, Dr. Ir. Steven Darmawan, S.T., M.T., menyampaikan bahwa seminar ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai isu antikorupsi dan antinarkoba melalui pendekatan humaniora berbasis proyek. “Humaniora merupakan bukti inklusivitas dalam bidang pembelajaran, sekaligus upaya pemenuhan mata kuliah wajib nasional yang dikemas secara kontekstual dan berdampak,” ujarnya. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan karya seperti video, poster, dan artikel ilmiah pada akhir semester.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Untar, Assoc. Prof. Sri Tiatri, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog menegaskan pentingnya pembekalan sejak dini terkait pencegahan korupsi. “Mahasiswa perlu memahami situasi yang dapat mengarah pada tindakan korupsi serta mengembangkan sikap untuk mencegahnya sejak awal,” ungkapnya.

Sesi pemaparan materi menghadirkan narasumber dari Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Dr. Ir. Wawan Wardiana., M.T., yang membahas penguatan nilai keantikorupsi dalam perspektif humaniora. Dalam paparannya disampaikan bahwa korupsi tidak mengenal usia dan dapat berawal dari perilaku sehari-hari. “Perilaku seperti menyontek, berbohong, plagiarisme, hingga titip absen merupakan bibit korupsi yang harus dihindari sejak di lingkungan kampus,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemberantasan korupsi perlu dilakukan melalui berbagai pendekatan. “Penindakan saja tidak cukup, perlu ada pencegahan sistem dan pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi,” tambahnya.

Pada sesi berikutnya, Prof. Sri Triati juga menyoroti pentingnya penguatan nilai Pancasila di tengah arus globalisasi. “Di tengah perubahan dunia yang cepat, kita harus tetap berpegang pada ideologi bangsa agar tidak kehilangan arah,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Untar berharap mahasiswa tidak hanya memahami nilai-nilai Pancasila secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, mahasiswa Untar diharapkan dapat mengikuti rangkaian kegiatan humaniora hingga menghasilkan penelitian bertema antikorupsi dan antinarkoba yang tidak hanya berdampak di lingkungan kampus, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. (KS/YS)

Berita terbaru

Agenda

 

25 Mei Career Internship Fair
26 Mei Entrepreneur Week 2026
21 Juli Architectural Design Week 2026
12-14 Agustus PKKMB 2026
17 Agustus Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

 

Universitas Swasta di Jakarta, Universitas Swasta Terbaik, Universitas Tarumanagara, UNTAR