Pilih Laman
Untar Luluskan Doktor Teknik Sipil dengan Riset Perkerasan Jalan Tol

13 Januari 2026

Oleh: Humas Keiko

Share

Dok: Humas Untar – VA

Untar mengukuhkan doktor baru dari Program Studi Doktor Ilmu Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Tjatur Haripriambodo resmi meraih gelar Doktor Teknik Sipil ke-107 Untar setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor yang digelar pada Selasa (13/01/2026) di Auditorium Gedung M, Kampus I Untar.

Sidang terbuka tersebut dipimpin oleh Rektor Untar Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M. dengan promotor utama Prof. Dr. Ir. Sofia W. Alisjahbana, Ph.D., I.P.U., Asean Eng., serta promotor pendamping Dr. Ir. Najid, M.T. dan Dr. Ing. Jack Widjajakusuma. Sidang juga dihadiri tim dewan penguji internal dan eksternal yang diketuai oleh Dekan Fakultas Teknik Untar, Ir. Harto Tanujaya, S.T., M.T., Ph.D.

Dalam disertasinya yang berjudul “Respons Perkerasan Kaku Jalan Tol Akibat Beban Kendaraan dengan Parameter Dinamik Tanah Maksimum dan Minimum Berdasarkan Model Kerr”, Dr. Tjatur mengkaji fenomena keretakan dini pada pelat beton jalan tol yang kerap terjadi tidak lama setelah ruas jalan dioperasikan. Ia menyoroti bahwa beban kendaraan berat, khususnya truk pengangkut material dan hasil industri, menjadi salah satu faktor utama yang memicu kerusakan struktur perkerasan kaku.

Melalui penelitiannya, ia menerapkan pemodelan beban dinamis dengan parameter dinamik tanah berbasis data lapangan dari ruas Tol Cikampek–Palimanan (Cipali). “Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan kendaraan sangat menentukan besar kecilnya defleksi pelat beton. Kami menemukan adanya kecepatan kritis yang menghasilkan defleksi dinamis terbesar, yaitu 40 km/jam pada kondisi tanah keras dan 20 km/jam pada kondisi tanah lunak,” ungkap Dr. Tjatur. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan penting dalam perencanaan dan evaluasi desain perkerasan jalan tol di Indonesia agar lebih tahan terhadap beban lalu lintas berat.

Promotor utama, Prof. Dr. Ir. Sofia W. Alisjahbana, Ph.D., I.P.U., Asean Eng., dalam pesannya menyampaikan harapan agar pencapaian akademik ini dapat menjadi awal kontribusi yang lebih luas. “Saya berharap pencapaian gelar Doktor ini tidak menjadi akhir perjalanan, melainkan awal dari kontribusi yang lebih luas dan bermakna baik dalam ilmu pengetahuan, dunia pendidikan, maupun penerapan keilmuan di bidang rekayasa infrastruktur bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya.

Dr. Tjatur Haripriambodo yang saat ini berkarier sebagai Direktur PT ACSET Indonusa Tbk, Jakarta, dinyatakan lulus dengan IPK 3,98 dan predikat Sangat Memuaskan. Keberhasilan ini sekaligus memperkaya kontribusi praktisi industri dalam pengembangan riset akademik di bidang teknik sipil, khususnya pada kajian infrastruktur jalan.

(VA/YS)

Berita terbaru

Agenda

 

21 Juli Architectural Design Week 2026
12-14 Agustus PKKMB 2026
17 Agustus Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

 

Universitas Swasta di Jakarta, Universitas Swasta Terbaik, Universitas Tarumanagara, UNTAR