Dok: Humas Untar – RJ
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Untar menyelenggarakan Tarumanagara International Conference on the Applications of Social Science and Humanities (TICASH) dan Tarumanagara International Conference on the Applications of Technology and Engineering (TICATE) pada Rabu (29/10/2025).
Konferensi internasional tahunan ini berlangsung secara hybrid, bertempat di Auditorium Gedung M, Kampus I Untar, serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Untar Jakarta dan platform Zoom Meeting.
TICASH dan TICATE menjadi wadah akademik yang mempertemukan para profesional, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai negara untuk berbagi pengetahuan dan hasil penelitian di bidang ilmu sosial, humaniora, teknik, dan teknologi. Kegiatan ini juga menjadi sarana penting untuk memperkuat jejaring internasional, memfasilitasi kolaborasi lintas disiplin, dan mendorong lahirnya inovasi berkelanjutan guna menjawab tantangan global masa depan.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Untar Assoc. Prof. Sri Tiatri, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog, menyampaikan bahwa konferensi ini merupakan bagian dari kontribusi nyata Untar terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan menghadirkan perubahan positif melalui hasil penelitian dan inovasi yang aplikatif.
“Di era digital saat ini, perubahan terjadi dengan sangat cepat dan dinamis. Diperlukan kolaborasi lintas disiplin agar proses pengembangan ilmu dapat berlangsung secara berkelanjutan dan bermakna. Melalui TICASH dan TICATE, Untar ingin menghadirkan ruang bagi para peneliti, dosen, dan mahasiswa untuk saling bertukar gagasan serta membangun kemitraan yang berdampak luas,” ujar Sri Tiatri dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan komitmen Untar dalam menyediakan platform bagi kolaborasi antarnegara dalam berbagai ilmu pengetahuan. “Untar berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kolaborasi antarnegara dan antarbidang ilmu. Kami percaya bahwa pertukaran gagasan lintas batas dapat memperkuat peran akademisi dalam membangun masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Tahun ini, TICASH dan TICATE menghadirkan empat pembicara utama, yaitu Prof. Dr. Walton Wider dari INTI International University, Malaysia; Sunmin Jun, Ph.D. dari Busan National University, South Korea; Sr. Dr. Ainoriza Mohd Aini dari University of Malaya, Malaysia; serta Prof. Dr. Ir. Dyah Erny Herwindiati, M.Si. dari Untar. Sesi diskusi dimoderatori oleh Ir. Didi Widya Utama, S.T., M.T., Ph.D., dosen dari Fakultas Teknik Untar, yang memandu jalannya pembahasan dengan interaktif dan inspiratif.
Konferensi internasional TICASH dan TICATE menjadi bukti komitmen Untar dalam mendukung kolaborasi global, riset interdisipliner, serta inovasi berbasis nilai kemanusiaan dan teknologi.
(VA/YS)

