

Hal tersebut disampaikan M. Ikhsan Setiawan saat sidang terbuka program doktor ilmu teknik sipil Untar, Rabu (18/7) di Auditorium Kampus Untar.
Ditambahkannya, transportasi udara memiliki dampak yang luas tidak hanya terkait penumpang, kargo dan bandar udara saja, tetapi juga terhadap pengembangan industri wisata, perdagangan, investasi serta mempengaruhi peningkatan produktivitas.
M. Ikhsan Setiawan yang juga menjabat Wakil Rektor IV Universitas Narotama Surabaya berhasil mempertahankan disertasinya berjudul “Model Pengembangan Properti Komersial Area Bandar Udara di Daerah” dengan promotor utama Prof. Ir. Surjono Surjokusumo, M.Sc.F., Ph.D. dengan promotor pendamping I Ir. Dadang M. Ma’soem, MSCE, Ph.D. dan promotor pendamping II Dr. Ir. Johny Johan, M.Eng., M.M.,
Dalam disertasinya menyarankan agar dilanjutkan terkait pengembangan properti komersial di daerah, berupa perijinan online, perijinan mendirikan bangunan, perijinan mengembangkan properti komersial yang terintegritas dengan produk riset WEB-GIS (pemetaan digital yang memanfaatkan jaringan internet) Properti Komersial Area Bandar Udara di Daerah.
Sidang terbuka diketuai Prof. Ir. Chaidir A. Makarim., MSE., Ph.D dengan dewan penguji Dr. Najid., MT, Dr. Ir. Hendrik Sulistio, MT dan Dr. Ir. Hari Gumuruh Soeparto., MT., APU.


