Pilih Laman
Serina Untar: Digitalisasi Rantai Pasok Dorong Keberlanjutan

28 Agustus 2026

Oleh: Humas Virly

Share

Dok: Humas Untar – CJ

Transformasi digital dalam rantai pasok dan sektor ritel perlu diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi bisnis, tetapi juga mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Isu tersebut mengemuka dalam Seri Seminar Nasional Universitas Tarumanagara (Serina Untar) X 2026 yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara di Kampus I Untar, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Seminar bertema “Transformasi Supply Chain dan Retail di Era Digital untuk Mendukung Sustainable Development Goals (SDGs)” itu membahas perubahan rantai pasok dan bisnis ritel di tengah perkembangan teknologi digital.

Wakil Rektor Untar Assoc. Prof. Sri Tiatri, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog mengatakan digitalisasi telah memengaruhi cara organisasi merancang rantai pasok, mengelola distribusi, membaca kebutuhan konsumen, hingga membangun hubungan antara produsen, pelaku ritel, dan masyarakat.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi perlu berjalan seiring dengan prinsip keberlanjutan.

“Pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi tidak cukup apabila tidak dijalankan beriringan dengan keberlanjutan,” ujar Sri Tiatri saat mewakili Rektor Untar membuka seminar.

Ia menambahkan, transformasi digital perlu diarahkan pada pembangunan sistem rantai pasok yang tidak hanya cepat dan efisien, tetapi juga inklusif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

Perguruan tinggi, lanjut Sri Tiatri, memiliki tanggung jawab memastikan ilmu pengetahuan, penelitian, inovasi, dan teknologi dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian persoalan masyarakat.

“Universitas jangan menjadi tempat berhentinya pengembangan pengetahuan, tetapi menjadi ruang untuk menerjemahkan diskusi menjadi solusi yang berdampak,” katanya.

Dalam sesi pleno, Dimas Harris Sean Keefe, Ph.D., dari Pusan National University, Busan, dan Dekan Fakultas Teknik Untar Dr. Ir. Wilson Kosasih, S.T., M.T., IPM, ASEAN Eng., menyoroti percepatan digitalisasi yang mengubah pola perdagangan, sistem logistik, dan model bisnis ritel. Perubahan tersebut menuntut rantai pasok yang lebih adaptif dan terintegrasi serta mampu menghubungkan produsen, pelaku ritel, dan konsumen secara lebih efektif. Pandemi Covid-19 turut mempercepat adopsi teknologi dan mendorong perusahaan mengembangkan model bisnis digital untuk menciptakan nilai tambah. Diskusi dipandu dosen Untar Dr. Lydiawati Soelaiman, S.T., M.M.

Ketua Pelaksana Serina Untar X 2026 Ir. Andy Prabowo Pho, S.T., M.T., Ph.D., mengatakan kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang berlangsung cepat. Menurut dia, perubahan tersebut perlu direspons melalui kolaborasi lintas disiplin agar perkembangan teknologi dan rantai pasok dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (CJ/YS)

Berita terbaru

Agenda

 

18 Agustus Awal Perkuliahan Semester Ganjil 2026/2027
25 Agustus Maulid Nabi Muhammad S.A.W
1 Oktober Dies Natalis ke-67 Untar

 

Universitas Swasta di Jakarta, Universitas Swasta Terbaik, Universitas Tarumanagara, UNTAR