Dok: Humas Untar – VC
Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Untar menggelar sidang ujian terbuka di Kampus I Untar, Rabu (17/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Fetty Kwartati resmi dikukuhkan sebagai doktor ke-26 pada program studi tersebut setelah dinyatakan lulus dengan predikat pujian.
Dalam disertasinya yang berjudul “Analisis Multi-Kausal Agregator dalam Rangka Ekspansi Internasional (Studi pada Mitra PT Sarinah)”, Fetty meneliti berbagai faktor yang memengaruhi keberhasilan ekspansi internasional pelaku usaha mitra PT Sarinah di tengah kompetisi pasar global yang semakin ketat.
Ia mengembangkan model analisis yang mengintegrasikan faktor internal perusahaan, dukungan ekosistem bisnis, serta dinamika pasar internasional. Model tersebut diharapkan dapat menjadi acuan bagi perusahaan dalam memperluas pasar ke tingkat global secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Dr. Fetty Kwartati saat menyampaikan pesan dan kesan setelah dilantik menjadi doktor baru // Dok: Humas Untar – VC
“Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang berperan dalam keberhasilan ekspansi internasional, sehingga dapat menjadi dasar pengambilan keputusan strategis bagi pelaku usaha,” ujar Eks-Presiden Direktur PT Sarinah.
Perempuan yang kini menjabat Presiden Direktur PT Berkat Cipta Karsa (Brightstone) itu menambahkan, strategi internasional tidak hanya ditentukan oleh kemampuan perusahaan menghasilkan produk yang kompetitif, tetapi juga oleh kemampuan membangun kolaborasi, memahami karakteristik pasar tujuan, dan mengoptimalkan sumber daya.
Hasil penelitian menunjukkan pendekatan multi-kausal memberikan gambaran yang lebih menyeluruh terhadap faktor penentu keberhasilan ekspansi internasional. Temuan tersebut juga menegaskan pentingnya sinergi antara perusahaan, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan dalam membangun daya saing global.
Sidang terbuka yang dipimpin promotor utama Prof. Dr. Haris Maupa, S.E., M.Si. dan ketua sidang Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn. M.M. itu ditutup dengan harapan agar penelitian tersebut dapat memberi kontribusi akademis bagi pengembangan ilmu manajemen strategis sekaligus menjadi referensi praktis bagi perusahaan Indonesia yang ingin berekspansi ke pasar internasional. (VC/YS)

