Dok: Humas Untar – VA
Program Pascasarjana Untar menambah lulusan doktor melalui Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Manajemen yang digelar di Auditorium Gedung M, Kampus I Untar, Jumat (14/11/2025). Pada sidang tersebut, Ariadi berhasil mempertahankan disertasinya berjudul “Pengaruh Pemasaran Digital dan Kelincahan Masuk Pasar terhadap Kinerja Pemasaran dengan Kemampuan Inovasi sebagai Moderasi pada UMK Kuliner Pontianak.”
Sidang dipimpin Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., IPU., A.E. Adapun Prof. Dr. Mahlia Muis, S.E., M.Si. bertindak sebagai promotor utama, dan Dr. Cokki, S.E., M.M. sebagai promotor pendamping. Tim penguji terdiri dari Prof. Dr. Haris Maupa, S.E., M.Si.; Prof. Dr. Muhammad Idrus Taba, S.E., M.Si.; Prof. Dr. Ignatius Roni Setyawan, S.E., M.Si.; serta Prof. Dr. Ramadania, S.E., M.Si.
Dalam penelitiannya, Ariadi mengangkat tantangan pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) kuliner di Pontianak yang semakin bergantung pada teknologi digital untuk bersaing. Ia menegaskan bahwa pemasaran digital kini tidak hanya berfungsi sebagai alat promosi, tetapi menjadi faktor penting yang mempengaruhi kelincahan masuk pasar—kemampuan pelaku UMK merespons perubahan, membaca kebutuhan konsumen, dan menyesuaikan diri dengan dinamika persaingan.
“Dengan melibatkan 100 UMK kuliner sebagai responden dan menggunakan metode PLS-SEM, saya menemukan bahwa pemasaran digital berpengaruh kuat terhadap kinerja pemasaran. Kelincahan masuk pasar juga terbukti memperkuat pengaruh tersebut,” ujar Ariadi yang merupakan seorang dosen di Institut Teknologi dan Bisnis Sabda Setia Pontianak.
Penelitian ini juga menemukan bahwa kemampuan inovasi tidak berperan sebagai variabel moderator, berbeda dengan sejumlah penelitian sebelumnya. Temuan ini menunjukkan bahwa pelaku UMK tidak dapat hanya bergantung pada inovasi produk, tetapi perlu mengintegrasikan pemanfaatan data, pengelolaan saluran pemasaran, serta kemampuan membaca pasar secara real-time.
Ariadi berharap model yang dirumuskannya dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan, pendampingan UMK, dan penguatan daya saing ekonomi daerah. Ia dinyatakan lulus dengan IPK 4,00 dan meraih predikat Pujian (Cum Laude).
VA/YS

