Magister Arsitektur Untar menyelenggarakan seminar online berjudul “Tantangan Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 dan New Normal” melalui aplikasi Zoom dan disiarkan langsung di channel Youtube Magister Arsitektur Untar, Sabtu (4/7).

Rektor Untar Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan mengatakan bahwa pembelajaran daring (online) memiliki keunggulan, terutama di masa pandemi Covid-19. “Kolaborasi antara perguruan tinggi dan prodi ternyata mudah juga dilaksanakan secara online dan membuat mahasiswa mudah berinteraksi dengan lingkungan di luar perguruan tingginya serta dunia industri,” pungkasnya.
Secara khusus Rektor menyampaikan apresiasi kepada pelaksana acara. “Terima kasih untuk semua pihak yang terlibat membuka peluang kolaborasi lebih jauh untuk berbagai kegiatan tridharma,” tuturnya.
Memaparkan “Pengalaman dan Eksplorasi Bentuk Kegiatan Belajar Mengajar di Era Normal Baru,” Dr. Ahmad menjelaskan feedback mahasiswa dan upaya mendukung Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Era New Normal. “Mahasiswa merasa PJJ hanya mengedepankan tugas dan kurang interaksi hangat dari dosen. Maka itu, harus dilakukan berbagai upaya untuk mengoptimalkan PJJ seperti pelatihan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring dan blended learning, penyesuaian kurikulum, serta pembenahan kampus sesuai protokol kesehatan,” jelasnya.
“Contoh protokol kesehatan yang diterapkan di laboratorium-laboratorium UGM mewajibkan adanya tempat cuci tangan penyediaan disinfektan, pemeriksaan kesehatan seperti cek suhu tubuh ketika masuk, dan sebagainya,” sambung Dr. Ahmad.
Dalam paparan berjudul “Meaningful Discomfort or Meaningless Comfort?,” Dr. Lukman membahas seputar ketidaknyamanan pembelajaran online yang dialami dosen dan mahasiswa. “Kedekatan dalam interaksi saat KBM memang penting, tetapi saat ini lebih penting untuk menekan krisis. KBM secara online dapat membawa keuntungan bagi dosen dan mahasiswa tatap muka, tidak seperti di kelas yang terpisah jarak sekian meter,” imbuhnya.
“Pembelajaran online membantu mahasiswa yang terhambat di pembelajaran konvensional karena kendala bahasa, yang tidak memiliki kemampuan untuk terlibat secara aktif dalam KBM. Dari sini saya belajar bahwa mahasiswa dan dosen sama-sama berjalan, berkomunikasi, dan menikmati sistem baru ini,” sambung Dr. Lukman.

Seminar ini merupakan seri pertama Seminar Online Magister Arsitektur Untar yang terdiri dari delapan seri dilaksanakan setiap Sabtu selama bulan Juli-Agustus. -AW-
-JS-
4 Juli 2020, KS




