Untuk membentuk dan menumbuhkan karakter kebangsaan setiap mahasiswa, para dosen pengajar Humaniora memperoleh pembekalan dan penyegaran untuk mencapai kesamaan persepsi dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada para mahasiswa, pada Kamis (11/02) secara luring dan daring.
Menghadirkan Kepala Perpustakaan Nasional RI Drs. Muhammad Syarif Bando, M.M., Wakil Kepala BPIP Prof. Dr. Hariyono. M.Pd., dan perwakilan dari Lemhannas RI Dr. Silverius Y. Soeharso, S.Psi., S.E., M.M., Psikolog sebagai narasumber, seluruh dosen Untar diharapkan dapat mendistribusikan pembelajaran Humaniora dengan baik. Adapun unsur pembelajaran Humaniora terdiri dari bidang Pancasila, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia dan Agama.
Diawali dengan laporan dari Wakil Rektor bidang Akademik Untar, Dr. Rasji, S.H., M.H. mengatakan bahwa “Perlu adanya penyamaan persepsi atau penyegaran, agar mata kuliah humaniora yang menjadi satu kesatuan membentuk karakter kebangsaan mahasiswa, dapat sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka dari itu diharapkan seluruh dosen pengajar dapat bersinergi memberikan pembelajaran Humaniora dengan baik agar lulusan Untar dapat menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat.”
Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan menyampaikan dalam sambutan pembukaannya bahwa “Pancasila, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia dan Agama adalah pembelajaran yang penting karena akan membentuk mahasiswa dan lulusan Untar memiliki karakter kuat dan menjadi pelayan yang baik di tengah masyarakat baik di dunia profesi, pekerjaan dan juga wirausaha. Oleh karenanya kampus Untar sangat memandang penting agar setiap dosen pengajar dapat meng-upgrade dan meng-update kompetensi pengajaran sesuai kehidupan Berbangsa dan Bernegara sesuai UUD. Sehingga dapat mendistribusikan kepada mahasiswa untuk mendapatkan hasil atau luaran dengan bentuk nilai-nilai yang diperlukan dalam kehidupan. Hal ini sesuai dengan nilai yang dikembangkan oleh Untar yaitu Integritas, Profesionalisme, dan Entrepreneurship.


Disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan dalam pemaparan materi Pembelajaran Humaniora Sebagai Penguatan Agama, Pancasila, Pendidikan Kewarganegaraan dan Bahasa Indonesia. “Nilai-nilai karakter, cinta tanah air, keimanan dan juga kemampuan literasi menjadi satu paket yang penting bagi mahasiswa Untar. Sama dengan apa yang dikembangkan di Untar yaitu nilai IPE. Taat kepada TYME, melayani sesama dengan tulus hati, profesionalitas bekerja dalam rangka menghasilkan karya serta jiwa entrepreneurship sebagai penggerak perubahan bukan hanya untuk diri sendiri tapi untuk bangsa, negara dan juga dunia,” jelas beliau.

Diharapkan dengan adanya acara Penyegaran Pembelajaran, setiap dasar pokok pembicaraan yang telah disampaikan dapat menjadi bagian penting untuk dilaksanakan dalam proses pembelajaran dengan kegiatan yang disesuaikan untuk mahasiswa. Pengajar harus berperan aktif mengajak setiap mahasiswa berkolaborasi bersama. -SS-
-JS-
11 Februari 2021, PKM, KS.




