
Ketua Mahkamah Konstitusi mengatakan bahwa keadilan yang hakiki berasal dari hati nurani. ” Kedua belas peserta lomba ini pantas menjadi juara. Bagi yang belum terpilih sebagai juara, jangan putus asa karena itu hanyalah kesuksesan yang tertunda.” Selanjutnya ia mengungkapkan maksud mengundang tim-tim terpilih untuk mengunjungi Mahkamah Konstitusi negara lain.
UNTAR mendapatkan kehormatan untuk menjadi tuan rumah kompetisi ini untuk kelima kalinya.
Perlombaan ini diikuti oleh sejumlah tim dari berbagai universitas di Indonesia, yakni: Universitas Bengkulu, Universitas Lampung I, Universitas Padjajaran, Universitas Islam Jakarta, U.I.N. Sunan Kalijaga, Universitas Sumatra Utara II, Universitas Lampung II, Universitas of Indonesia II, Universitas Udayana, Universitas Sam Ratulangi, U.I.N. Alauddin Makassar and Hasanuddin University. Universitas Bengkulu muncul sebagai juara pertama, disusul oleh Universitas Udayana di tempat kedua dan Universitas Lampung sebagai juara ketiga.







