Pilih Laman
Disertasi Tan Lie Ing Bahas Strategi Peningkatan Penggunaan LRT di Bandung

9 Juli 2026

Oleh: Humas Virly

Share

Dok: Humas Untar – VC 

Bandung raya menghadapi tantangan mobilitas akibat dominasi kendaraan pribadi, terutama sepeda motor dan mobil. Berangkat dari kondisi tersebut, Tan Lie Ing mengembangkan penelitian dalam Program Studi Doktor Teknik Sipil Untar melalui disertasi berjudul “Pemodelan Pemilihan Moda Transportasi dengan Adanya Layanan Light Rail Transit di Bandung Raya”, yang dipresentasikan pada sidang terbuka di Kampus I Untar, Kamis (9/7/2026).

Penelitian ini mengkaji preferensi pengguna transportasi, mengestimasi probabilitas pemilihan moda, serta mengevaluasi pengaruh waktu tunggu dan biaya perjalanan terhadap keputusan masyarakat menggunakan LRT. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan discrete choice models dan model mixed logit pada dataset panel tidak seragam yang mencakup delapan alternatif moda transportasi, yakni mobil online, mobil pribadi, motor online, motor pribadi, angkutan kota, bus, kereta api lokal Bandung Raya, dan LRT.

“Analisis dilakukan terhadap enam variabel penentu utilitas, meliputi waktu tunggu, waktu perjalanan, biaya perjalanan, kenyamanan, dan keselamatan. Hasil estimasi model menunjukkan bahwa waktu tunggu dan biaya perjalanan menjadi dua faktor yang paling menentukan dalam keputusan masyarakat memilih LRT,” ungkap perempuan yang saat ini berprofesi sebagai dosen aktif di Universitas Kristen Maranatha.

Setelah memaparkan seluruh hasil penelitiannya di hadapan dewan penguji, di antaranya Promotor Utama Prof. Ir. Ade Sjafruddin, M.Sc., Ph.D., didampingi Dr. Ir. Najid, M.T., serta Rektor Untar Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M. selaku Ketua Penguji, disimpulkan bahwa berdasarkan evaluasi berbagai skenario kebijakan, integrasi tarif antara LRT dan feeder bus menjadi alternatif pengembangan pelayanan transportasi yang dinilai paling optimal.

“Berdasarkan evaluasi berbagai skenario kebijakan, integrasi tarif antara LRT dan feeder bus menjadi alternatif pengembangan pelayanan transportasi yang paling optimal. Integrasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik sekaligus mendukung pengembangan layanan LRT di Bandung Raya,” tutup Tan. Dalam sidang tersebut, ia ditetapkan menjadi Doktor Teknik Sipil ke-114 Untar. (VC/YS)

Berita terbaru

Agenda

 

21 Juli Architectural Design Week 2026
12-14 Agustus PKKMB 2026
17 Agustus Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

 

Universitas Swasta di Jakarta, Universitas Swasta Terbaik, Universitas Tarumanagara, UNTAR