Pilih Laman
FSRD Untar Kenalkan Dunia Industri Interior Internasional pada Mahasiswa

5 Oktober 2023

Oleh: Admin Pusat

Program Studi Desain Interior (Prodi DI) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Untar bekerja sama dengan IKEA menyelenggarakan IDETALK (Interior Design Talk) talk show ke-19, Kamis (5/10) di Gedung K Kampus 1 Untar.

Bertema “Plan a Better Kitchen with IKEA Indonesia”, talk show memaparkan topik perancangan dapur dan residensial kepada mahasiswa Prodi DI FSRD Untar angkatan 2022.

Ketua Program Studi Sarjana Desain Interior Maitri Widya Mutiara, S.Ds., M.M. menyampaikan IDETALK bertujuan untuk mengenalkan dunia industri internasional kepada mahasiswa, khususnya pada sektor interior dan furniture.

“Harapannya agar mahasiswa mampu mengembangkan diri dan menyiapkan diri memasuki dunia kerja, serta mampu berpikir global dalam menciptakan desain kreatif berdaya saing,” sambung Maitri.

Sebagai narasumber pertama, Alumni Prodi DI FSRD Untar angkatan 2011 Imelda Golda Hadi yang kini menjabat Interior Design Leader of IKEA Indonesia. 

Presentasinya yang berjudul “Creating a Better Everyday Life through IKEA Democratic Design” menjelaskan lima dasar sebuah desain produk yang digunakan dalam IKEA, antara lain, fungsi, bentuk, kualitas, keberlanjutan, dan harga rendah.

Imelda menyampaikan kelima dasar muncul dari visi perusahaan, yang kemudian diimplementasikan dalam seluruh desain produk IKEA, sebagai upaya membuat produk yang menguntungkan bagi kehidupan konsumennya. 

Menurutnya, keberlanjutan menjadi faktor terbesar untuk membangun kehidupan yang lebih baik untuk penggunanya. Namun, hal ini sering kali dilupakan dalam proses perancangan atau desain.

“Semoga talk show ini dapat menginspirasi desainer untuk menghasilkan produk inovatif yang dapat meningkatkan kehidupan konsumennya,” tutup Imelda.

Interior Desain Manager of IKEA Indonesia Dimas Haryo Wirawan yang hadir sebagai narasumber kedua, menjelaskan seputar “Kitchen Planning” atau perencanaan dapur. Dimas membahas langkah-langkah yang harus diterapkan dalam membuat sebuah dapur, antara lain, mengidentifikasi aktivitas, mendefinisikan kebutuhan konsumen, dan membuat solusi.

Dijelaskannya, ketiga fase dibutuhkan untuk mendesain dapur yang dapat meningkatkan produktivitas keseharian konsumennya. Dimas berpesan, seorang desainer harus bisa membayangkan dirinya sebagai konsumen atau pengguna ruangan yang akan didesain agar dapat mengakomodasi aktivitas konsumen yang berbeda-beda.

Acara ini dihadiri ratusan mahasiswa dan dosen Untar. (VW/AW)

Berita terbaru

Agenda

21 Feb Perayaan Imlek Untar
26 Feb Awal Semester Genap TA 2023/2024