Pilih Laman
Semakin Pentingnya Etika Komunikasi di Era Digital

14 Desember 2022

Oleh: Admin Pusat

Unsur-unsur bahasa yang digunakan dalam media berjejaring harus mengacu pada prinsip-prinsip dasar etika komunikasi, yaitu moderasi, kebahagiaan atau kegunaan, kewajiban universal dan empati. Hal tersebut disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Untar Dr. Riris Loisa, M.Si. saat sebagai pembicara Seri Seminar Nasional (Serina) Untar kelima, Rabu (14/12), di auditorium Untar.

“Kalau misalnya kita menyampaikan suatu kosa kata, kita perlu mempertimbangkan apakah kosa kata itu memang membuat orang menjadi berperasaan positif atau negatif, kita pastikan itu ada di level moderat. Apakah kosa kata yang kita pilih itu akan memberikan kebahagiaan atau tidak,” tambahnya.

Selain Riris Loisa, Serina yang mengambil tema “Membangun Etika & Budaya Berkomunikasi di Era Digital Berbasis Kearifan Lokal Bangsa Indonesia” mengundang Managing Editor Video dan Digital Distribution Kompas.com Laksono Hari Wiwoho sebagai pembicara dan Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Sinta Paramita, S.I.P., M.A. selaku moderator.

Dalam kesempatan yang sama Laksono menyampaikan etika dan budaya berkomunikasi di era digital ini sangat penting karena hal apapun yang masuk ke media digital akan selalu meninggalkan jejak digital.

“Keamanan data kita menjadi sangat penting, bahkan saat kita menggunakan perangkat digital maupun tidak, tergantung siapa yang mau memanfaatkan data ini, hati-hati pencuri data, pemulung data itu banyak sekali,” ungkapnya.

Serina tahun ini diselenggarakan dengan menggandeng delapan universitas yaitu UPN Veteran Jakarta, Universitas Atma Jaya, Universitas Pancasila, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Universitas Tanjungpura, Universitas Trisakti, dan Universitas Pancasakti Tegal. Seminar ini diikuti dosen dan mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia.

-DN/YS-

-AW-

Berita terbaru

Agenda

24 Jan Festival Kehumasan 2
28 Jan Kompetisi Regional Greenmech
2 Feb Perayaan Imlek