Pilih Laman
Festival Humaniora Tegaskan Pentingnya Peran Generasi Muda untuk Kemajuan Bangsa

22 November 2022

Oleh: Admin Pusat

Pribadi anak muda yang sukses dan terhormat adalah mereka memiliki karakter cinta tanah air dan bangsanya serta membangun kepedulian sosial (gemar membantu, berjiwa patriotik). Mereka juga adalah orang yang profesional di bidangnya.

Kesadaran setiap warga negara yang diaktualisasikan melalui pengabdian terbaik sesuai profesi masing-masing, merupakan soft power yang memperkuat hard power bangsa. Di sisi lain, kesadaran bela negara juga menjadi modal sosial bangsa untuk membangun diri menjadi bangsa yang maju, berkepribadian dan berkebudayaan yang sejajar dengan bangsa-bangsa maju lainnya dalam peradaban dunia. Dalam menuju hal tersebut tentu akan banyak tantangan di antaranya radikalisme.

Hal tersebut disampaikan Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT) Brigadir Jenderal Polisi R. Ahmad Nurwakhid, S.E., M.M. sebagai salah satu pembicara dalam kegiatan Festival Humaniora dalam rangka memperingati Hari Pahlawan dan meningkatkan rasa nasionalisme bagi mahasiswa, Selasa (22/11), secara hybrid.

Ditambahkannya, penyebaran paham radikalisme saat ini sangat marak disebarkan melalui media sosial. “Jangan sampai generasi muda terpengaruh dengan paham-paham radikal, karena paham radikal bukan saja bisa mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara, tapi juga bisa merusak kehidupan masa depan,” ujarnya.

Selain dari BNPT, perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bariroh Barid menyoroti pentingnya generasi muda memiliki integritas dalam kedaulatan tanah air. Saat ini ancaman kedaulatan tanah air bersifat multidimensional, bahwa korupsi dalam konteks sebagai salah satu ancaman, dapat meruntuhkan kedaulatan bangsa dan negara.

Festival Humaniora yang bertema “Membangun Sikap Bela Negara Gen-Z sebagai Aktualisasi Cinta Tanah Air” menghadirkan juga pembicara Rektor Untar Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., I.P.U., ASEAN Eng. dan Wakil Rektor Dr. Rasji, S.H., M.H.

Rektor menekankan peran generasi muda dalam membangun ketahanan yaitu melalui belajar sungguh-sungguh, menambah wawasan, membangun networking, cinta produk dalam negeri, hindari narkoba, hindari kekerasan dalam bentuk apapun, menghindari hoaks, dan menghindari terorisme.

Kegiatan ini selain menghadirkan narasumber sebagai pembicara juga diisi pemberian penghargaan atas prestasi yang diraih mahasiswa Untar, di antaranya penulisan paper ilmiah, poster, dan konten video. Lomba ini diikuti mahasiswa Untar dalam rangka menumbuhkan dan mendukung bangsa dalam pembelajaran religi, kewarganegaraan, serta bahasa.

-SS/YS-

-AW-