Pilih Laman
Pagelaran Wayang Kulit Bentuk Komitmen Untar Menjaga Budaya

7 Oktober 2022

Oleh: Admin Pusat

Pagelaran wayang kulit yang diadakan dalam rangka Dies Natalis ke-63, menjadi bentuk kesungguhan Untar dalam melestarikan budaya Indonesia. Cerita dalam wayang sarat dengan pesan moral dan nilai-nilai pendidikan yang dapat dijadikan pelajaran.

“Diharapkan pagelaran wayang kulit ini membuat Untar semakin dekat dengan masyarakat khususnya dalam memperkenalkan dan melestarikan budaya Indonesia,” ungkap Rektor saat menyambut masyarakat yang hadir menyaksikan pagelaran wayang kulit dengan lakon “Semar Mbangun Kayangan”, di halaman Kampus II Untar, Jumat (7/10).

Lakon “Semar Mbangun Kayangan” dipilih karena mengandung pesan perlunya membangun kehidupan yang harmonis tanpa kekerasan dan saling menghormati. “Pesan ini sesuai dengan nilai-nilai yang dipegang Untar yaitu Integritas, Profesionalisme, dan Entrepreneurship (IPE), di mana Untar berkontribusi bagi nusa bangsa melalui pendidikan tinggi,” jelas Rektor.

Ditambahkannya, dalang Elisha dihadirkan karena memiliki keunikan yakni sebagai dalang perempuan dan mewakili generasi milenial. Para mahasiswa sebagai generasi muda memiliki peluang untuk maju dan sukses sepanjang memiliki kompetensi yang mendukung. Dalang Elisha Orcarus Allasso sendiri ialah dalang muda perempuan asal Sulawesi, yang saat ini sedang menempuh studi doktor.

Untar selalu berkomitmen menjaga kelestarian budaya dengan mengisi aktivitas kemahasiswaan yang kental unsur seni tradisional tanah air. Kurang lebih 15 tahun, acara wisuda Untar selalu mengangkat budaya-budaya daerah sebagai tema seperti daerah Bali, NTT, NTB, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, Papua, dan Jawa, sehingga tahun 2015 meraih Rekor MURI dengan kategori wisuda bertema budaya nusantara berkelanjutan terlama. Bahkan Untar termasuk sedikit universitas swasta di Indonesia yang memiliki seperangkat alat musik karawitan yang lengkap.

Turut hadir Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H., Perwakilan Muspida Jakarta Barat, para undangan, dan masyarakat umum. Pertunjukan wayang kulit yang berlangsung semalam suntuk ini dihibur oleh sinden dan pelawak Mimin dan Apri.

 

Lintasan Prestasi di Dies Natalis ke 63 Untar

Dies Natalis ke-63 Untar yang jatuh pada 1 Oktober merangkum banyak capaian yang telah diraih. Sepanjang tahun 2021- 2022 capaian Untar antara lain penghargaan internasional diberikan kepada Rektor, dosen dan mahasiswa dalam ajang The Third Asia Pacific Conference on Industrial Engineering and Operations Management (IEOM), Akreditasi Unggul dari BAN-PT, penghargaan dari LLDIKTI III sebagai PTS terbaik kegiatan MBKM, Pencapaian IKU terbaik dan Prestasi kegiatan mahasiswa terbaik.

Rangkaian kegiatan Dies Natalis bertema “63 Years of Excellence” diisi aneka kegiatan. Selain pagelaran wayang juga diselenggarakan jalan santai, seminar kebudayaan, pemeriksaan kesehatan bagi lansia dan bantuan untuk disabilitas serta donor darah. -YS-

-AW-