Pilih Laman
Seminar Internasional FSRD Dukung Internasionalisasi Untar

21 September 2023

Oleh: Admin Pusat

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Untar mengadakan Seminar Desain Internasional dalam rangka merayakan Dies Natalis ke-29 FSRD Untar secara daring, Kamis (21/9).

Rektor Untar Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., I.P.U., A.E. dalam sambutannya berharap seminar internasional dapat mendorong kolaborasi multinasional antarperguruan tinggi, mendukung program internasionalisasi Untar.

“FSRD dapat mendukung visi Untar untuk berdampak secara lokal maupun internasional,” ungkap Rektor.

Narasumber pertama Dr. Hanif Khairi dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, membawakan presentasi berjudul “Embrace, Amalgamate, Celebrate Cultural Hybridity”. Dr. Hanif membahas peran penting kebudayaan dalam membentuk dunia kesenian dan desain.

Dr. Hanif menyarankan desainer kesenian untuk dapat mengidentifikasi khalayak targetnya, sesuai dengan kebudayaan dan ciri khas yang dimiliki, agar dapat memiliki dampak positif untuk banyak orang.

Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain Dr. Kurnia Setiawan, S.Sn., M.Hum., yang hadir sebagai narasumber kedua, menjelaskan salah satu kolaborasi multikulturalnya dalam proyek Global Intercultural Project Experience (GIPE) 2021 untuk Puspanita Eco Spirit Center, sebuah pusat pembelajaran dan pelatihan ekologi yang terletak di Bogor. 

Dalam GIPE 2021, Dr. Kurnia bersama perwakilan perguruan tinggi dari Indonesia, Jerman, Peru, dan Namibia, mengelola Puspanita Eco Spirit Center dalam segi desain, operasional, dan keberlanjutan. Tujuannya untuk membangun kesadaran terhadap alam dan hubungan antarmanusia yang melibatkan keberlanjutan dan pendidikan. 

Seminar juga melibatkan Dr. Louie T. Navarro, M.A., Ph.D. dari University of Santo Tomas, Filipina sebagai pembicara. Topik pembicaraan “GLOCAL: GLObal problem, LOCal Solutions” membahas permasalahan sosial mendunia, spesifiknya polusi dari bangunan dan perkembangan populasi. 

Dr. Louie membahas mengenai proses pembangunan saat ini di Filipina yang menghasilkan total 40% energi emisi, 11% di antaranya berasal dari bahan bangunan seperti baja, semen, dan kaca, bahan-bahan yang lazim ditemui di bangunan modern.

Oleh karenanya, proses pembangunan rumah tradisional menarik untuk dipelajari lebih karena pembangunannya memberikan sumbangan energi emisi yang kecil. 

Seminar internasional ini merupakan salah satu rangkaian perayaan Dies Natalis ke-29 FSRD, yang jatuh di tanggal 7 Agustus 2023. Rangkaian acara dilanjutkan dengan International Exhibition pada 14 September sampai 30 Oktober 2023. (VW/AW)

 

Berita terbaru

Agenda

11 Maret Hari Raya Nyepi
12 Maret Awal Puasa
19 Maret Kuliah Umum Bersama KSP RI
20 Maret Untar 4th Career Week