Pilih Laman
Kepala LLDIKTI III: Untar Siap Jadi World Class University

28 Maret 2022

Oleh: Admin Pusat

“Untar sudah siap menuju World Class University. Kami sebagai tim lembaga layanan pendidikan tinggi di Jakarta sangat siap meningkatkan mutu dosen maupun institusi agar segera mencapai visi dan misinya. Khusus untuk Untar kami siapkan tim agar dapat mengawal Untar menjadi World Class University,” ujar Kepala LLDIKTI Wilayah III Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P. di depan peserta Rapat Kerja Tahunan Universitas Tarumanagara 2022 yang  dilaksanakan secara daring dengan mengusung tema “Untar untuk Indonesia: Meraih Reputasi melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka”, Senin (28/3).

Kepala LLDIKTI Wilayah III yang hadir secara daring mengajak sivitas akademika Untar untuk mengikuti arahan Presiden RI Jokowi dan Mendikbud Nadiem Makarim, bahwa perguruan tinggi harus menguatkan kolaborasi tri dharma (pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) dengan dunia industri dan komunitas. Mengidentifikasi masalah yang ada di sekitar Untar secara nasional maupun dunia dengan menyuguhkan berbagai solusi, sangat bermanfaat dalam menyiapkan SDM unggul untuk Indonesia Maju, terlebih kedepannya Indonesia akan selalu menggunakan big data, artificial intelligence yang terintegrasi dalam berbagai aspek kehidupan. Tentunya hal ini perlu keselarasan antara soft skill dan hard skill yang diperoleh mahasiswa dalam proses pembelajaran di kampus.

Disampaikan pula bahwa mulai bulan Juli 2022, indikator borang akreditasi universitas akan berbasis outputdan outcome, tidak hanya input seperti saat ini. Hasil dari 8 IKU (Indikator Kinerja Utama) akan menjadi tulang punggung penyusunan borang BAN-PT. Adapun 8 IKU yang dimaksud terdiri atas Lulusan Mendapat Pekerjaan yang Layak, Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus, Dosen Berkegiatan di Luar Kampus, Praktisi Mengajar di Dalam Kampus, Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat, Program Studi Bekerjasama dengan Mitra Kelas Dunia, Kelas yang Kolaboratif dan Partisipatif, serta Program Studi Berstandar Internasional.

Di sela pemaparannya, Dr. Ir. Paristiyanti yang adalah juga Pembina Relawan Dikti, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Yayasan Tarumanagara dan Rektor atas partisipasi mahasiswa Untar yang telah bergabung menjadi Relawan Dikti.

Rektor Untar Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan, I.P.U., ASEAN Eng. menambahkan bahwa, “Saat ini Untar telah menjadi acuan bagi beberapa perguruan tinggi dalam kaitannya akan implementasi MBKM. Kedepannya, Program MBKM akan digunakan menjadi dasar  klasterisasi perguruan tinggi.” Ditegaskan pula bahwa pihak perguruan tinggi perlu mengembangkan proses pembelajaran yang kreatif dan inovasi agar memberi pengalaman komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami sesuatu yang dipelajari. Proses pembelajaran menjadi tidak monoton, terlebih dalam kondisi pandemi di mana perkuliahan banyak dilakukan secara daring. Pihak perguruan tinggi perlu melakukan terobosan-teroboson dengan melakukan beragam kegiatan. Seperti kegiatan yang dilakukan para mahasiswa Fakultas Psikologi Untar membangun desa atau sering disebut KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Kabupaten Indramayu, khususnya Desa Tamansari. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa dapat mempelajari banyak hal, tidak saja kemampuan akademik yang diperoleh selama kuliah tetapi juga belajar tentang kehidupan, manajemen waktu, kemandirian, berbagi dengan sesama, dan bekerja tim. Pastinya kegiatan ini sangat  bermanfaat untuk bekal masa depan,” ujar Rektor mengedukasi dan memberikan sosialisasi bagi warga desa untuk meningkatkan standard kehidupan. “Walaupun risiko menjalani program ini besar karena dilaksanakan di masa pandemi, namun mahasiswa begitu bersemangat dan telah memberi dampak besar,” jelas Rektor.

Rektor mendorong para dosennya untuk secara berkala mengurus kenaikan jenjang fungsional dosen karena  sangat berguna dalam meningkatkan kualitas baik dosen juga mahasiswa. Dengan meningkatnya kompetensi yang dimiliki dosen, dapat meningkatkan pula kompetensi para mahasiswa.

Selain itu ditambahkan oleh Kepala LLDIKTI wilayah III pada akhir pemaparannya mengatakan bahwa melalui penerapan 8 IKU dalam program MBKM, akan mendukung dan meningkatkan reputasi Untar di kancah nasional maupun internasional.-JS-

-JS-

28 Maret 2022, KS, PKM.


Berita terbaru

Agenda

17 Nov KBGI XIII
17 Nov Seminar Humaniora
24 Nov ICEBM