Pilih Laman
Investasi Modern ala Generasi Muda

25 September 2021

Oleh: Humas UNTAR

Investasi menjadi suatu hal yang sangat populer saat ini. Berbagai jenis investasi muncul dan ditawarkan kepada masyarakat dunia, termasuk di Indonesia. Minat investasi masyarakat Indonesia terus mengalami peningkatan, khususnya pada generasi milenial. Pengetahuan akan investasi sejak usia muda dinilai sangat penting bagi perekonomian masyarakat Indonesia kedepannya.

Menggandeng Untar, Bizhare mengadakan Bizhare Investment Conference 2021 yang berjudul “The Growth of Indonesian Business and Investment Ecosystem through Technology” secara daring, pada Sabtu (25/9). Melalui webinar ini, Bizhare ingin membagikan berbagai ilmu dan pengetahuan tentang investasi modern yang berbasis teknologi dengan menghadirkan tokoh-tokoh terkemuka dan para praktisi investasi Indonesia.

Founder & Chief Executive Officer Heinrich Vincent yang juga merupakan Alumni Fakultas Teknik Untar menceritakan bahwa Bizhare muncul melalui pengalaman masyarakat Indonesia yang mengalami kesulitan dalam membangun sebuah usaha akibat kebutuhan modal yang besar. “Bizhare hadir membawa investasi bagi seluruh kalangan masyarakat Indonesia. Melalui tradisi gotong royong, Bizhare berkomitmen  memberikan solusi kepada pihak atau pelaku usaha ekonomi kreatif yang membutuhkan modal dan para investor yang ingin berinvestasi dalam bentuk saham. Misi kami adalah membantu lebih banyak masyarakat Indonesia  bebas secara finansial,” tutur Peraih Forbes 30 under 30 tersebut.

Melalui sambutannya, Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Prof. Dr. K. H. Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi produsen halal terbesar di dunia. “Potensi ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Pemerintah terus berusaha untuk mengembangkan perekonomian dan keuangan Syariah Indonesia. Sektor minuman dan makanan halal di Indonesia, diprediksi akan menjadi sektor yang mengalami peningkatan besar pada tahun 2024. Melihat potensi yang kita miliki dan kolaborasi dengan berbagai pihak, diharapkan dapat meningkatkan dan bermanfaat bagi perekonomian Indonesia,” katanya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A. mengatakan bahwa pandemi Covid-19 memaksa kita untuk meningkatkan keterampilan melalui digitalisasi. “Hal tersebut juga dipengaruhi oleh kecanggihan teknologi yang ada. Transformasi digital memiliki keunggulan seperti inklusivitas dengan akses layanan yang lebih terjangkau, inovasi dengan munculnya modal bisnis baru, dan efisiensi dengan layanan yang lebih cepat dan murah. Tantangan bagi kita saat ini adalah terbatasnya akses pembiayaan atau permodalan bagi pelaku usaha ekonomi kreatif. Ayo kita tingkatkan akses pembiayaan bagi pelaku usaha ekonomi kreatif dengan Bizhare. Kita juga harus berkolaborasi, karena kita harus maju bersama untuk meningkatkan perekonomian kreatif Indonesia,” sampainya.

Menyampaikan sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Dr. Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T., IPU. menjelaskan bahwa perbaikan berbagai sektor ekonomi yang terus bertambah dan membaik, menjadikan perekonomian Indonesia mulai bangkit kembali. “Pemerintah terus berupaya membangun dan mendorong perekonomian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam rangka perbaikan perekonomian nasional. Berbagai upaya dalam bantuan modal dan regulasi terus diupayakan untuk mendorong kebangkitan UMKM Indonesia. Partisipasi pihak swasta dalam hal ini juga diperlukan untuk terus mendobrak kebangkitan perekonomian Indonesia,” tegasnya.

Melalui acara ini, Bizhare juga memperkenalkan Bizhare Mobile App yang baru diresmikan. Bizhare Mobile App tentu memberikan lebih banyak kemudahan dan kecanggihan bagi para investor dalam menanamkan investasi mereka. -AS-

-JS-

25 September 2021, KS.

Berita terbaru

Agenda

17 Nov KBGI XIII
17 Nov Seminar Humaniora
24 Nov ICEBM