Pilih Laman
Menjaga Bumi, Rumah Kita Bersama

22 Mei 2021

Oleh: Humas UNTAR

Untar melalui Ikatan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Tarumanagara (IMADUTA) mengadakan Peluncuran Buku Digital “Guyub Peduli Bumi Rumah Kita Bersama” yang merupakan acara kerjasama yang dijalin oleh PEPULIH, Tetra Pak dengan dan pada hari Sabtu (22/5).

Dalam acara peluncuran ini, turut mengundang Rektor Untar Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Bidang Hubungan antar Lembaga Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Ir. Luhur Pradjarto, M. M., Pendiri Pepulih sekaligus Pendiri Srikandi Harmoni Bumi Maria SA Wardhanie, S.H., M.Si., Pendiri Banyuwangi Osoji Club sekaligus Ketua Bank Sampah RSI Fatimah Banyuwangi dr. Bintari Wuryaningsih, Pendiri Bank Sampah Jaya DanaKirti Helda Fachri, Ketua DPW PERHIPTANI DIY Ir. Asikin Chalifah, Kepala Seksi Kerjasama dan Pemasaran Taman Pintar Yogyakarta Karmila, S.E, M.A., M.Ec Dev., dan Dosen Teknik Industri Untar sekaligus pengelola FB Peduli Sampah Cintai Bumi yaitu Helena Juliana Kristina, S. T., M. T. sebagai pembicara.

Acara dibuka oleh Helena Juliana Kristina, S.T., M.T., mengatakan bahwa kegiatan ini muncul dari kesadaran dan rasa tanggung jawab bahwa manusia perlu mulai memikirkan serta merencanakan berbagai macam tugas untuk menjaga bumi sebagai rumah manusia. Ditengah pandemi, Helena bersama penulis lainnya menulis naskah yang kemudian diterbitkan melalui buku digital ini dengan tema “Partisipasi Perawatan Bumi Kita Bersama” dengan para mitra.

“Semoga melalui webinar dan peluncuran buku digital dapat membawa kesadaran baru bagi masyarakat Indonesia untuk mewujudkan lingkungan hidup yang lebih baik,” ujar Helena.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan Rektor Untar Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan yang juga merupakan partisipan dalam penulisan buku ini yang menyampaikan tentang “Pendidikan Keluarga Menumbuhkan Peduli Sampah”. Rektor menyatakan bahwa sampah menjadi persoalan krusial untuk ditangani, dikelola, dan dibuang dengan baik, sehingga tidak mengganggu lingkungan. “Oleh karenanya perlu diciptakan manajemen sampah yang baik, dimana pengelolaan sampah harus menjadi perhatian apakah nantinya dibuang atau kembali dimanfaatkan. Selain itu perlu membangun budaya malu jika membuang sampah tidak pada tempatnya serta diperlukan orientasi terhadap lingkungan  terdekat sekitar rumah tinggal agar menumbuhkan kepedulian dan kemauan untuk menjaga kebersihan,” seru Rektor.

Menutup sesinya, Rektor juga mengajak audiens untuk melakukan refleksi tentang perilaku masing-masing dan mengajak audiens untuk melakukan gerakan peduli sampah. “Apakah kita sudah menjadi orang-orang yang peduli akan sampah dan telah membuang sampah pada tempatnya? Kalau belum, mari bersama melakukan satu gerakan peduli sampah di lingkungan terdekat yaitu di tempat kita berada masing-masing dan menjadi pribadi yang memiliki budaya membuang sampah pada tempatnya.”

Selanjutnya, seminar diisi oleh Staf Ahli Menteri Hubungan Antar Lembaga Ir. Luhur Pradjarto, M.M. Dengan berbagai permasalahan sampah yang ada, beliau menyampaikan bahwa pemerintah telah memberikan solusi contohnya memotivasi Kabupaten, Kota, dan masyarakat dalam penanganan sampah, serta memberikan kemudahan membentuk koperasi yang bisa membantu masyarakat. “Sampah harus dilihat dengan bijak, dapat menjadi sumber uang bagi masyarakat karena dapat dijual ataupun diolah. Untuk itu perlu wadah yang legal misalnya melalui koperasi,” ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan seminar dari pemateri lainnya yaitu tentang mengembangkan rumah pangan lestari untuk mewujudkan SDM yang sehat, aktif, produktif, dan menciptakan bumi yang lestari oleh Ir. Asikin Chalifah.

Sesi tentang membangun pariwisata berkelanjutan disampaikan oleh Karmila, S.E, M.A., M.Ec Dev., lalu bagaimana komunitas Banyuwangi Osoji Club menanamkan budaya bersih dan cinta lingkungan kepada masyarakat oleh dr. Bintari Wuryaningsih. Terakhir sesi sharing tentang Bank Sampah oleh Helda Fachri serta sesi tentang upaya DLH Provinsi DKI Jakarta mendorong peran dunia usaha dalam program EPR/CSR lingkungan oleh Maria SA Wardhanie, S.H., M.Si. Perwakilan lembaga IMADUTA Kevin Aldrian, menutup dengan menyampaikan opininya. -NR-

-JS-

22 Mei 2021, PKM, KS.