Pilih Laman
Periklanan Digital, Proses Creative Thinking

29 April 2021

Oleh: Admin Pusat

Jika berbicara mengenai teknologi, tidak ada habis-habisnya. Ada saja yang bisa dikupas lebih dalam mengenai kecanggihan dan perkembangannya. Dengan adanya kecanggihan teknologi seperti internet, beberapa profesi pun ikut berakselerasi bersamanya.

Salah satunya adalah profesi yang menggunakan media iklan. Sebelumnya, iklan hanya bisa kita lihat di baliho, televisi, brosur, dan juga radio. Dewasa ini, melalui genggaman tangan kita dapat melihat iklan yang muncul di berbagai platform media sosial.

Saat ini kebutuhan dalam beriklan semakin tinggi dan kesadaran entrepreneur untuk mengepakkan sayapnya dengan lebar semakin kuat. Persaingan bisnis yang saat ini belum begitu stabil, namun perlahan mulai berkembang dan menguntungkan.

Ada pepatah yang mengatakan “Banyak jalan menuju Roma,” dan iklan merupakan salah satu jalan untuk mengembangkan bisnis. Melalui iklan, bisnis pun dapat semakin dikenal dan penjualan menjadi meningkat. Ketika sebuah perusahaan menggunakan iklan dalam promosinya, maka perusahaan tersebut dapat menjadi Top of Mind.

“Acara ini tentunya kita wujudkan karena mengingat dunia periklanan digital sangat penting bagi suatu perusahaan, demikian pula dalam membentuk sebuah branding perusahaan yang berlandaskan creative thinking,” ungkap William Pradipta, selaku Ketua Pelaksana Webinar & Workshop Among Ads.

“Oleh karena itu, Webinar dan Workshop Among Ads memiliki 3 peminatan yang mana 3 peminatan ini sangat penting dan diharapkan peserta dapat lebih mengerti dan mengenal lebih jauh mengenai dunia periklanan,” tutupnya.

Dengan latar belakang ini, kelas B mata kuliah Implementasi Program Komunikasi merealisasikan acara Webinar & Workshop bertemakan Among Ads pada hari Selasa, 27 April 2021. Tema tersebut dipilih karena terinspirasi oleh sebuah games yang viral pada tahun 2020 bernama Among Us. Games tersebut sangat disukai oleh kalangan anak muda.

Pada Workshop Creative Thinking, Indra Kenz, seorang Influencer & Digital Marketer menjelaskan, “Survei membuktikan, kebanyakan orang akan merasa takut dan kehilangan rasa percaya diri ketika kita menjadi berbeda, kita akan dipertanyakan oleh banyak orang,”

“Jangan takut untuk memulai karna kegagalan itu bukan karena teman-teman tidak bisa atau tidak mengerti. Itu terjadi karena teman-teman tidak mau melangkah dan malas untuk mencoba. Coba gratis dan gagal berkali-kali,” ungkap Muhammad Wildan, Marketing Development di Magnetpro.

“Itu lebih bagus dibanding teman-teman tidak mendapatkan informasi apapun. Gagal itu gak masalah karena saya juga gagal berkali-kali. Manfaatkan media sosial dengan baik karena itu bisa digunakan untuk mendapatkan keuntungan,” tutupnya.

Berita terbaru

Agenda

1 Okt Dies Natalis ke-63 Untar
3 Okt Research Week Untar
7 Okt Seminar Kebudayaan
7 Okt Pagelaran Wayang
15 Okt Wisuda ke-80 Untar