Pilih Laman
Penerapan Design Thinking dalam Visualisasi Data

23 Februari 2021

Oleh: Humas UNTAR

Untar mengikutsertakan lima fakultasnya untuk ikut dalam Workshop “Data Visualization” yang diselenggarakan oleh Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis bersama Ernst and Young (EY) Ripples secara daring, Selasa (23/2).

Acara dibuka oleh Rektor Untar, “Workshop dari para praktisi merupakan hal yang perlu dilaksanakan terus menerus karena merupakan implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Kolaborasi yang luar biasa ini, dapat membawa nuansa akademik mahasiswa dan dosen ke dalam dunia profesional. EY Ripples dapat memberikan pengetahuan yang diperlukan dalam dunia profesional juga mewujudkan Untar sebagai Kampus Merdeka, dengan tujuan akhir membentuk manusia atau SDM unggul yang dapat membantu pengembangan dan pembangunan Indonesia.”

Sambutan juga disampaikan oleh Monika Prasodjo selaku Leader EY Ripples Indonesia, yang menekankan pentingnya visualisasi data, “Data menjadi sangat matters di Indonesia sejak pandemi, apalagi pada bidang kesehatan, populasi dan lainnya. Untuk itu, mengetahui bagaimana membuat visualisasi data yang bermakna, sangatlah penting sehingga ketika nanti masuk ke dunia kerja dapat mengerti dan tidak asing mengenai visualisasi data.”

Acara workshop yang juga diikuti oleh para Dekan Fakultas ini, diisi dengan berbagai pemaparan materi dan diskusi yang dipimpin oleh mentor di setiap kelompok, mengajak mahasiswa untuk dapat menyelesaikan suatu kasus dengan menerapkan design thinking in data visualization. Hal ini membawa mahasiswa untuk dapat menerapkan cara berpikir kreatif dalam memecahkan masalah. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, mengajak mahasiswa bertahan pada kelompoknya agar dapat dilihat hasil dari produk visualisasi data yang terbaik.

Dalam salah satu pemaparan materinya, EY Ripples mengatakan bahwa pemecahan suatu kasus oleh analis yang menggunakan data, harus memiliki dataset yang menjadi dasar untuk menentukan siapa yang akan membutuhkan, pesan apa yang sebenarnya ingin disampaikan, serta menyesuaikan dengan beberapa jenis visualisasi data sehingga seorang analis dapat membuat visualisasi data yang tepat. -SA-

-JS-

23 Februari 2021, KS.

Berita terbaru

Agenda

17 Nov KBGI XIII
17 Nov Seminar Humaniora
24 Nov ICEBM