Pilih Laman
Demokrasi melalui Komunikasi Digital

10 Desember 2020

Oleh: Humas UNTAR

“Dunia kita saat ini mempunyai banyak platform yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk terlibat dalam proses demokrasi digital, semua tergantung pada masyarakat apakah mampu menghindari residu politik yang terkadang membuat kita tidak cerdas karena terpolarisasi,” ujar Pengamat Media Sosial serta Founder Drone Emprit Ismail Fahmi, Ph.D. pada Webinar “Komunikasi Digital dalam Demokrasi” yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Komunikasi Untar secara daring, Kamis (10/12).

Webinar ini merupakan seri terakhir dari kelima rangkaian webinar series ini juga menghadirkan Dosen Fikom Untar Dr. Anto Sudarto, S.T., M.Si. sebagai pembicara kedua dan dimoderatori Dosen Fikom Nigar Pandrianto, S.Sos., M.Si.


Membahas Polarisasi Politik di Era Digital, Dr. Anto Sudarto menjelaskan perbedaan antara komunikasi politik dan politik komunikasi. “Komunikasi politik ialah diskusi, hubungan antara pemerintah dan publik, sedangkan politik komunikasi adalah bagaimana ketika pemerintah mengatur komunikasi dari public, yakni adanya UU ITE yang membatasi komunikasi publik di media sosial.” Diakuinya bahwa saat ini pemerintah lebih menekankan politik komunikasi dan memerlukan para tenaga ahli agar pemerintah dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas, tanpa ada bias dan distorsi. -JS-

-JS-

10 Desember 2020, PKM, KS.

Berita terbaru

Agenda

17 Nov KBGI XIII
17 Nov Seminar Humaniora
24 Nov ICEBM