Pilih Laman
Melestarikan Budaya Makers dan Pergi Jauh untuk Tetap Hidup Kreatif

4 Desember 2020

Oleh: Admin Pusat

 

Pesatnya pertumbuhan bisnis di Indonesia meskipun saat pandemi menandakan bahwa insan-insan kreatif tanah air tidaklah mati. Tetapi membentuk strategi komunikasi yang kreatif dan impactfulmerupakan tantangan yang masih berlanjut tanpa habisnya. Apalagi jika memiliki tujuan yang bersumber dari kepedulian pribadi atas masalah-masalah sosial yang ada, yang kemudian menjadi sumber ide untuk menangkal dan mengubah masalah tersebut menjadi produk kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain ingin mengedukasi, Fikom Untar juga ingin menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, seperti pada Webinar Series Fikom Untar seri keempat yang bertemakan “Komunikasi Pemasaran Kreatif untuk Pelestarian Budaya.”  Webinar ini mengundang Co-Founder MBloc Space, Kebun Ide, Produser, dan Penulis, yaitu Handoko Hendroyono dan Dosen AdvertisingFikom Untar, yaitu Gregorius Genep Sukendro, S.Sos., M.Si.

Intentionitu begitu penting dalam branding. Jadi, tidak hanya mencari perhatian, tetapi memberikan sebuah purposeatau tujuan yang baik. Saya sangat percaya dengan pendekatan kultur yang kuat dapat membangun klaster yang kreatif,” kata Handoko.

“Spirit kolaborasi menjadi akar dari klaster kreatif tersebut. Tanpa adanya kultur ini, akan sangat sulit membentuk komunitas yang kompetitif namun sisi kekeluargaannya masih kuat,” lanjutnya. Selain itu, beliau juga menceritakan pelbagai pengalamannya sebagai penulis buku dan produser film.

Dilanjutkan dengan materi dari Gregorius, beliau lebih menjelaskan dari sisi kreativitas dan bagaimana menumbuhkannya. “Membangun #apapun itu tidak dalam semalam, konsistensi dan menghargai proses menjadi penting dalam melakukan #apapun itu. Ketika berbicara soal budaya, kreativitas bukan hanya sebuah proses mental, tetapi juga menggabungkan kultur kedalam proses pencariannya.”

Pada akhirnya baik Handoko maupun Gregorius berpesan kepada seluruh peserta acara yang hadir dari berbagai universitas dan instansi tanah air untuk menjadi makers atau pencipta, dan juga pergi jauh untuk menemukan pengalaman baru di luar sana, berdiskusi dengan orang-orang dari berbagai kalangan dan latar belakang, serta bersentuhan dengan beragam budaya yang ada di sekitar kita. (CA)

Berita terbaru

Agenda

1 Okt Dies Natalis ke-63 Untar
3 Okt Research Week Untar
7 Okt Seminar Kebudayaan
7 Okt Pagelaran Wayang
15 Okt Wisuda ke-80 Untar