Pilih Laman
Insan Kreatif yang Melek akan Perkembangan Teknologi

23 November 2020

Oleh: Admin Pusat

Dunia dikagetkan dengan kemajuan teknologi Artificial Intelligence(AI) pada tahun 2016 lalu dengan robot Sophia. Bagaimana tidak, sebuah robot yang dapat berbicara dan berinteraksi dengan manusia secara mulus bak mempunyai hati dan pikiran sendiri.

Ketenaran AI melunjak tinggi dan diduga akan menjadi satu elemen kritis dalam sejarah perkembangan revolusi industri selanjutnya. Bahkan, dampaknya di industri periklanan digital pun juga dirasakan. Contoh kecilnya saja adalah, rekomendasi iklan yang anda dapatkan saat mengunjungi sebuah situs atau media sosial.

Industri kreatif yang semakin maju mengharuskan kita untuk bisa mengasah kemampuan yang ada dalam diri agar tetap mampu mengikuti perkembangan teknologi yang terjadi, apalagi ditengah pandemi ini sebuah pemikiran dan seni yang ada harus semakin out of the box.

Hal tersebutlah yang menjadi dasar dari Webinar CREADZY pada 21 November 2020 lalu bertajuk “ART-ificial Intelligence.” Webinar ini menghadirkan Felix Eugene, 3D Artist; dan Michael Andrian, Founder Katalis InsightMadebyhumans. Tidak hanya membahas soal AI, mereka juga berbicara seputar kelebihan-kekurangan AI, apa itu data-driven marketingdan pengaruhnya di bisnis.

“Robot yang cepat dan akurat dalam segala hal serta dapat belajar sendiri dan memperpintar dirinya. Namun, robot tidak memiliki rasa dan kemampuan berkreativitas. Pada akhirnya berkolaborasi adalah jawabannya, robot yang akurat mengolah data, manusia yang harus menginterpretasinya. Insan kreatif harus melek, sadar dan beradaptasi terhadap hal ini,” ungkap Evan, Ketua Pelaksana Webinar ini.

“Tema ini mengingatkanku akan pentingnya untuk tetap beradaptasi dalam masa yang tidak pasti ini,semuanya cepat berubah, semakin canggih, dan semakin menantang.  Sebagai insan kreatif, kehadiran AI seharusnya yah bisa menjadi “tukang data paling akurat (tanpa human error)”. Satu lagi, insan kreatif harusnya punya segudang rencana untuk bertindak dan bergerak walau kondisi tidak bisa membuatnya manuver cepat,” lanjutnya.

Pada akhir wawancara, Evan berpesan, “Masa ini gak hanya kamu dan aku yang lewati.. Tapi secara global kita menghadapi hal yang sama.. So, tetap semangat, tetap berkarya, tetap kreatif. Karena perubahan itu muncul dari orang kreatif, yang semangat dalam berkarya.” (CA)

Berita terbaru

Agenda

17 Nov KBGI XIII
17 Nov Seminar Humaniora
24 Nov ICEBM