Pilih Laman
Kolaborasi untuk Menembus Tembok-Tembok Isu Sensitif

28 September 2020

Oleh: Admin Pusat

Setelah #NamaBaikKampus ramai jadi perbincangan hingga mendapatkan the SOPA 2020 Award for Public Service Journalism atas kolaborasi tersebut, kini #NamaBaikGereja mendapat sorotan. #NamaBaikGereja merupakan liputan kolaborasi Tirto.id dan The Jakarta Post dalam menginvestigasi kasus yang terjadi di gereja.

Pada 24 September 2020, Kabar Sejuk, Serikat Jurnalis untuk Keberagaman yang telah berdiri sejak 2008 ini, mengadakan webinar interaktif dengan tema “#NamaBaikGereja & Bagaimana Media Menyajikan Kekerasan Seksual.”

Kabar Sejuk sendiri memang sering menyelenggarakan training, seminar, dan penerbitan buku. Semua kegiatan terkait media dan keberagaman. Akhir-akhir ini, baru saja membuat podcast Rujuk (Rumah untuk Keberagaman) oleh Sejuk.

Salah satu Dosen Fikom Untar yang juga merupakan Editor The Jakarta Post dan direktur Kabar Sejuk yaitu Bapak Ahmad Junaidi, S.S., M.Si., menjadi moderator pada webinar ini. Beliau berkata, “Tema ini tentu saja beranjak dari laporan investigatif Tirto dan The Jakarta Post. Walaupun bukan saya yang menangani, tetapi ada teman aktivis yang bercerita secara tidak langsung mengadvokasi kami.”

Dengan menghadirkan tokoh-tokoh yang berpengalaman di bidang ini, mereka membahas bagaimana sulitnya menembus tembok-tembok gereja saat meliput hal ini, apa persepsi masyarakat soal isu sensitif ini, hingga bagaimana media menyorot hal ini.

“Tentu tak mudah karena bukan hanya berhadapan dengan relasi kuasa tapi juga institusi agama. Apalagi, isu sensitif tersebut cenderung diberitakan media secara sensasional dan menyudutkan korban,” menurut beliau. (CA)

Berita terbaru

Agenda

1 Okt Dies Natalis ke-63 Untar
3 Okt Research Week Untar
7 Okt Seminar Kebudayaan
7 Okt Pagelaran Wayang
15 Okt Wisuda ke-80 Untar