Pilih Laman
Sukses di Kuliah dan Karir ala Glory Oyong

17 Agustus 2020

Oleh: Admin Pusat

Menjadi mahasiswa teladan, cerdas, dan aktif di kegiatan non-akademik memang menjadi dambaan setiap mahasiswa. Keluar dari zona nyaman memang terasa sulit, apalagi pada saat masa pandemi ini. Banyak kegiatan terhalang, dan khususnya dalam lingkungan akademik dan kegiatan non-akademik juga dibatasi. Tetapi di balik itu semua, Yayasan Tarumanagara tetap semangat dalam membagikan nasihat tentang pentingnya kehidupan akademik dan non-akademik secara daring melalui webinar interaktif dengan Glory Oyong, News Presenter Corporate Communications Manager Kompas Gramedia. Kegiatan ini diadakan pada Sabtu, 15 Agustus 2020 dengan mengangkat tema “Success in Campus, Success in Life.”

Glory yang juga merupakan Alumnus Fikom Untar ini banyak berbagi tips dan trik yang didapatkan dari pengalamannya.

Jangan segan-segan untuk belajar dari yang sudah berpengalaman

Pada awal karirnya sebagai reporter, Glory dikelilingi oleh reporter-reporter senior yang sudah jauh lebih berpengalaman darinya. Namun, Glory memilih untuk memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar dari mereka. “Tanya, jangan gengsi!” ungkapnya. Glory juga menyarankan untuk mencari mentor, yakni orang yang berpengalaman di bidangnya.

Menyeimbangkan aktivitas akademik dan non-akademik

Mengejar prestasi akademis semasa kuliah penting sebagai persyaratan untuk melamar kerja. Tetapi, sebagai seorang fresh graduate tentunya harus dilengkapi dengan pengalaman non-akademik yang juga tidak kalah mumpuni. Saat kuliah, kita mempunyai banyak wadah untuk mengembangkan pengalaman non-akademik dan organisasi. Jika sudah lulus, kamu mungkin akan sulit menemukan waktu yang tepat untuk mengejar pengalaman, karena sudah sibuk menekuni profesi. “Masa kuliah tidak akan pernah terulang, maka inilah saat yang tepat untuk memaksimalkan pengalamanmu!” pungkasnya.

Berani unjuk gigi dengan karya

Dengan adanya internet dan media sosial, kamu dapat menunjukkan kemampuanmu dengan mempublikasikan hasil karyamu. Libatkan dirimu dengan isu-isu terkini, dan tulis komentarmu mengenai isu tersebut dari sudut pandang bidang yang kamu pelajari. Manfaatkan kecanggihan teknologi untuk membangun social image-mu, namun jangan lupa untuk berhati-hati karena rekam digitalmu sangat mudah dilacak.

Bekerja sesuai passion-mu

Meskipun sekarang Glory bekerja di bidang komunikasi, Glory mengaku pernah disuruh orang tuanya untuk memilih jurusan ekonomi. Namun ia mempercayai passion-nya, dan terjun di bidang yang diminatinya. “Ketika kamu sudah tahu passion-mu, jadi lebih mudah,” ujar working mom yang sekarang juga bekerja sebagai senior editor di Nakita.id ini.

Cermat memilih jurusan dan karir

Salah satu problematika anak muda yang tak pernah luput dari perhatian adalah memilih jurusan dan karir yang tepat. Untuk mencari jalan keluarnya, Glory mengajak untuk mengenal diri sendiri lebih baik. “Balik lagi ke kekuatanmu. Tulis di satu kertas kelebihan dan kekuranganmu.” Glory mencontohkan bahwa salah satu kelebihannya adalah public speaking dan menjalin relasi, dan kekurangannya adalah mudah bosan, sehingga ia tidak bisa menjalani profesi yang terus menerus mengharuskannya berada di kantor. Ia pun menyimpulkan bahwa ia cocok menjadi jurnalis. (CA & AC)

Berita terbaru

Agenda

1 Okt Dies Natalis ke-63 Untar
3 Okt Research Week Untar
7 Okt Seminar Kebudayaan
7 Okt Pagelaran Wayang
15 Okt Wisuda ke-80 Untar