Pilih Laman
Adaptasi, Kunci untuk Bertahan di Era New Normal

5 Juni 2020

Oleh: Humas UNTAR

Belakangan ini sedang ramai diperbincangkan the new normal di Indonesia. Bukan hanya aspek ekonomi dan bisnis yang berubah menjelang new normal setelah pandemi Covid-19, namun juga berimbas pada pola hidup (life-style) dan kebiasaan manusia (human behaviour).
Memperhatikan topik tersebut, Program Studi Magister Manajemen Universitas Tarumanagara (MM Untar) menyelenggarakan Webinar “Business Success: How to Achieve in New Normal Era”, yang membahas seputar beragam tantangan dan peluang bisnis serta kiat sukses mengelola bisnis di era new normal, Jumat (5/6). Seminar online melalui aplikasi Zoom Meeting yang diikuti berbagai kalangan dari praktisi, dosen dan mahasiswa ini menghadirkan dosen MM Untar Hetty Karunia Tunjungsari, S.E., M.Si. sebagai pembicaranya.
New normal telah menjadi topik yang banyak dibahas yaitu kembali baru setelah masa pandemi Covid-19 ini. Sebelumnya istilah new normal sering diperbincangkan dalam ranah ekonomi saat masa krisis finansial sekitar tahun 2007-2012. Saat kondisi pandemi ini kembali muncul istilah tersebut dengan perhatian yang berbeda, yaitu mengarah pada perubahan perilaku manusia jangka panjang,” terang dosen MM Untar ini.
Disampaikan pula bahwa secara global ada 3 hal yang mempengaruhi kondisi bisnis di era new normal, yaitu; intervensi pemerintah terkait bisnis, peningkatan transaksi e-commerce, serta perubahan model bisnis menyesuaikan kebutuhan konsumen.
Berdasarkan survey yang dilakukan bersama tim peneliti Untar terhadap lebih dari 200 responden di penjuru Indonesia, menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah transaksi yang dilakukan menggunakan pembayaran digital karena merasa aman dan nyaman. 82% responden mengaku mengalami perubahan sikap dengan mencoba menggunakan online shopping.
Karenanya untuk dapat bertahan, para pelaku bisnis disarankan mulai beradaptasi dengan kondisi pandemi dan mulai beralih dari bisnis offline ke bisnis online.-JS-

-JS-

5 Juni 2020, PKM – LIT.