Pilih Laman
Dosen dengan Rekor Muri Membawa Mahasiswa Untar Berprestasi di tengah Pandemi Covid-19

26 April 2020

Oleh: Humas UNTAR

Ditengah pandemi global Covid-19, perwakilan Tim Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara (FEB Untar) yang dimentori oleh Dr. Dr. Yenita, S.E., M.M., M.B.A., M.Si., M.T., M.H., M.Pd., M.Ak., M.E., M.I.Kom., M.M.S.I. terus konsisten dalam meraih prestasi. Tim yang beranggotakan Katherine Keegan, Melina Djauhari, dan Kezia Dayu Prasasti ini berhasil meraih Juara Pertama (1) pada The 5th Management Euphoria 2020, Marketing Competition with TELKOMSEL : “Get Ready to Face The Agile Marketing Era”  yang diselenggarakan oleh Institut Pertanian Bogor pada tanggal 18-26 April 2020 melalui sistem online, sejak dari babak 8 besar hingga final.

Setelah berhasil lolos ke babak 8 besar, tim Untar menjadi satu-satunya tim PTS yang bersaing diantara PTN unggulan seperti; UI, UGM, IPB, ITB, dan lainnya.

“Saya tidak menyangka dapat memenangkan lomba ini ditengah situasi pandemi COVID-19. Selama mengikuti lomba, saya mendapatkan pengalaman baru yang berharga, benar-benar suatu tantangan baru buat saya, khususnya dalam menganalisis berbagai strategi Telkomsel untuk kaum millenial,” cerita Melina Djauhari.

Setelah melewati proses penilaian yang meliputi karya tulis paper, pembuatan video advertising, dan tahap presentasi, tim FEB Untar berhasil meraih Juara 1, diikuti UGM diposisi ke-2 dan ITB diposisi ke-3.

Rektor Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan berpendapat, “Melalui kompetisi, mahasiswa belajar menyelesaikan berbagai persoalan riil yang ada di masyarakat, sehingga menimbulkan Kreativitas dan inovasi bagi mahasiswa tersebut. Hal ini sejalan dengan nilai nilai Integritas, Profesionalisme dan Entrepreneurship yang dikembangkan oleh Untar.”

Katherine Keegan mengaku tidak menyangka dapat memperoleh Juara Pertama, karena ini merupakan kali pertama ketiganya mengikuti kompetisi dan belum ada pengalaman sebelumnya. Uniknya, Katherine Keegan, Melina Djauhari, dan Kezia Dayu Prasasti berasal dari jurusan Akuntansi yang minim akan pengetahuan mengenai kasus marketing. “Kami sangat berterima kasih kepada ibu Yenita telah menjadi mentor yang luar biasa, atas dedikasi beliau membimbing kami setiap waktu sehingga mampu menyelesaikan setiap tahapan lomba ini dengan hasil yang optimal. Dalam kondisi pandemi banyak sekali kendalanya, namun Ibu Yenita senantiasa sabar dan telaten dalam membimbing kami yang belum berpengalaman dalam mengikuti lomba di kancah nasional seperti ini,” lanjutnya.

Kezia Dayu Prasasti menyampaikan, kendala yang dihadapi karena lomba ini berlangsung selama pandemi Covid-19, menyebabkan masa kompetisi semakin panjang, yaitu kurang lebih selama 3 bulan mulai dari babak penyisihan hingga final. “Kita juga menghadapi sedikit kendala dalam berdiskusi serta bertukar ide terkait dengan pembuatan video advertising maupun persiapan presentasi final dikarenakan situasi yang menjadikan kami tidak dapat bertemu secara langsung. Namun berkat motivasi yang tidak kenal lelah dari ibu Yenita, hal tersebut tidaklah menjadi penghalang serta tidak mengurangi semangat kami untuk tetap dapat menghasilkan karya terbaik, yang pada akhirnya mampu menghantarkan Untar menempati peringkat pertama.”

Dr. Dr. Yenita, S.E., M.M., M.B.A., M.Si., M.T., M.H., M.Pd., M.Ak., M.E., M.I.Kom., M.M.S.I. merupakan dosen FEB Untar yang memperoleh “Penghargaan rekor Perempuan dengan Gelar Master Terbanyak” oleh Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Dari 13 gelar, 3 diantaranya lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.0. Selain itu, sembilan gelar berhasil diraih dengan hasil cum laude, serta enam kali menjadi lulusan terbaik. -JS-

-JS-

26 April 2020, LIT – KS.

Berita terbaru

Agenda

1 Okt Dies Natalis ke-63 Untar
3 Okt Research Week Untar
7 Okt Seminar Kebudayaan
7 Okt Pagelaran Wayang
15 Okt Wisuda ke-80 Untar