Pilih Laman
Masalah Kesehatan Meningkat Iringi Perkembangan Teknologi

26 April 2019

Oleh: Humas UNTAR

Seminar Nasional Riset Multidisiplin ke III (SNRM III) diselenggarakan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Untar  berlangsung di Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk Jakarta, Jumat (26/4).  Seminar  menghadirkan pembicara utama dari Universitas Airlangga Dr. Rahkman Ardi., M.Psych dan Untar Dr. dr. Meilani Kumala., MS.,  Sp.GK (K).

SNRM III bertema “Peran Penelitian Multidisiplin dalam Mendorong pengembangan dan pemanfaatan Ilmu Pengetahuan di Era Revolusi Industri 4.0”  diselenggarakan dalam upaya mengakomodasi kebutuhan para peneliti, dosen, serta mahasiswa dengan latar belakang berbagai bidang ilmu.

Dr. dr. Meilani Kumala., MS., Sp.GK (K) dari Untar dalam materi yang diberi judul “Pola Makan dan Gaya Hidup masyarakat di Era revolusi Industri 4.0”  menyampaikan  teknologi baru juga memberi dukungan terhadap pengadaan bahan makanan bagi masyakat  dunia di masa kini baik kuantitas maupun kualitas.

Teknologi canggih dapat memproduksi berbagai produk makanan dengan menggunakan teknik-teknik baru, mengefisiensikan rantai makanan dan memudahkan kehadiran makanan sehari-hari.

Namun menurut Dekan Fakultas Kedokteran Untar ini  ada dampak yang merugikan bagi masyarakat terkait perkembangan teknologi.  “Perubahan perilaku konsumen menjadi lebih konsumtif dan pengurangan aktivitas fisik dapat berefek buruk pada kesehatan masyarakat.  Prevalensi dari penyakit  tidak menular seperti obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan lainnya diperkirakan akan meningkat pesat seiring hadirnya teknologi yang semakin canggih”, ujarnya.

Sementara itu pembicara dari Universitas Airlangga Dr. Rahkman Ardi., M.Psych mengatakan relasi tatap muka terganti dengan koneksi virtual yang melintasi batas-batas tradisional dan  mengubah pola kognisi, kebutuhan, nilai dan relasi sosio-psikologis secara fundamental.

“Ruang dan waktu yang sunyi telah pecah menjadi distraksi notifikasi gawai yang tiada habisnya.  Dalam peradaban yang dikendalikan oleh teknologi digital ini, survival of the fittest telah bertransformasi spesifik menjadi survival of the fastest”, ungkapnya.

Seminar yang dibuka Kepala Sekretariat Untar Rasji., SH., MH  diikuti peserta dari 22 perguruan tinggi nasional.

Dr. dr. Meilani Kumala., MS., Sp.GK (K)

Dr. Rahkman Ardi., M.Psych

Berita terbaru

Agenda

1 Okt Dies Natalis ke-63 Untar
3 Okt Research Week Untar
7 Okt Seminar Kebudayaan
7 Okt Pagelaran Wayang
15 Okt Wisuda ke-80 Untar