Pilih Laman
Raih Doktor Ekonomi, Yenita Genapkan 12 Gelar Akademik

17 Januari 2019

Oleh: Humas UNTAR

Dr. Yenita, SE.,MM., MBA.,M.Si., MT., MH., M.Pd., ME., M.Ak., M.MSi., M.I.Kom

Dosen Untar  Yenita meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi konsentrasi service management  Universitas Trisakti dengan predikat sangat memuaskan pada sidang terbuka di kampus Trisakti, Kamis (17/1).

Yenita berhasil mempertahankan disertasinya berjudul “Knowledge, Concern, dan Perceived Value sebagai Prediktor bagi Visit Behavioral Intention yang Dimediasi oleh Attitude dan Trust  (Studi pada destinasi Green Tourism di Sumatera Barat)”.  Tim penguji diketuai Prof. DR. Itjang D. Gunawan, Prof. DR. Yuzwar Zainul Basri, Ak. MBA., Prof. DR. Dadan Umar Daihani, DEA., Prof. DR. Zulkifli Husin, dan DR. Willy Arafah, MM., DBA.

Bertindak sebagai promotor Prof. DR. Farida Jasfar, ME, Ph.D. dan co.promotor Dr. Santi Palupi, MM. Sidang terbuka juga dihadiri Rektor Untar Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan, Dekan FE Untar Dr. Dr.Sawidji Widoatmodjo, S.E., M.M., M.B.A., Kahumas Paula T. Anggarina dan dosen Untar lainnya.

Penelitian pengajar di FE Untar ini memberi kontribusi pada ilmu manajemen pariwisata khususnya green tourism.  Menurutnya, pemerintah dan pebisnis pariwisata perlu menekankan faktor green perceived value, green knowledge, green concern, green trust, dan green attitude dalam rangka meningkatkan dan memajukan green tourism di Sumatera Bsarat.

Faktor-faktor tersebut dapat dilakukan melalui berbagai program pembenahan pariwisata baik melalui sosialisasi, regulasi, maupun sanksi demi terwujudnya pariwisata yang ramah lingkungan dan ramah wisatawan.

“Pelaksanaannya perlu dukungan masyarakat maupun para wisatawan”, tambahnya.

Rektor mengucapkan selamat atas keberhasilan Yenita  memperoleh gelar doktor  dan berharap kajiannya tersebut  dapat bermanfaat bagi pengembangan pariwisata di Indonesia, khususnya di Sumatera Barat.

Dr.  Yenita adalah dosen yang tergolong istimewa karena memiliki 12 gelar akademik dari berbagai disiplin ilmu diantaranya adalah memperoleh 10 gelar master.    Tidak itu saja,  perempuan kelahiran Sumatera Barat 17 Juli 1980  ini juga sedang menyiapkan sidang terbuka untuk gelar doktor keduanya di bidang  ilmu hukum.

“Ini dapat memberi  motivasi bagi dosen lainnya untuk dapat menghasilkan karya yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu dan peningkatan reputasi Untar”,  pungkas Prof. Agustinus.