Pilih Laman
Kiprah Fikom Untar dalam Seminar Creativepreneurship

26 Oktober 2018

Oleh: Admin Pusat

Jakarta, 23 oktober 2018. London School Of Public Relations Jakarta (LSPR) melaksanakan acara sharing bersama para narasumber hebat yang berfokus di bidang Komunikasi dan Public Relations bertemakan “Public Relations and Creativepreneurship Now” yang di selenggarakan di Gedung B LSPR jakarta . Narasumber yang turut hadir antara lain Hermawan Kartajaya  selaku Founder MarkPlus Inc  Indonesia, Agung Laksamana selaku Director Corporate Affairs APRIL Group dan Nina Hidayat selaku Head Of Communication Museum MACAN  Indonesia.

Sharing diawali bersama Founder MarkPlus Inc, Hermawan Kartajaya yang memberikan edukasi mengenai dunia marketing dan bagaimana memahami strategi pemasaran bisnis untuk meningkatkan brand awareness. “Dalam mengembangkan bisnis harus memiliki tiga indikator penting yaitu Creative,Innovation and Enterpreneur (CIA)” ungkap pakar Marketing Indonesia,Hermawan Kartajaya. Director Corporate Affairs APRIL Group, Agung Laksamana memberikan edukasi mengenai apa itu Public Relations, bagaimana tugas dan peran Public Relations dalam suatu perusahaan serta memberikan tips bagaimana menjadi praktisi Public Relations yang profesional di bidangnya. “Saat ini perkembangan PR di Indonesia sangat pesat karena kebutuhan peran PR dalam suatu perusahaan terus meningkat. Dalam menjadi Praktisi PR harus memiliki kemampuan dasar seperti publik speaking, kreatif inovasi untuk meningkatkan mutu perusahaan dan keterampilan bahasa inggris yang mumpuni atau bahasa lain seperti mandarin,jepang dan bahasa lainnya. Dengan memiliki beberapa keterampilan bahasa, dapat menyesuaikan dengan persaingan bisnis global kedepannya.” Tegas Agung Laksamana selaku Director Corporate Affairs APRIL Group. Head Of Communication Museum Macan Indonesia, Nina Hidayat memberikan Informasi seputar Museum MACAN yang berlokasi di Jakarta Barat. “Museum Of Modern and Contemporary Art In Nusantara (MACAN) merupakan museum pertama Indonesia yang memiliki koleksi seni modern dan kontemporer Indonesia dan Internasional yang di buat oleh seniman seniman hebat dunia seperti Yayoi Kusama, dari Jepang. Museum ini tidak hanya sekedar menampilkan karya seni, melainkan bisa di jadikan sebagai sarana edukasi untuk anak sekolah, seniman muda atau penikmat seni biasa. Dengan adanya Museum ini di harapkan masyarakat Indonesia lebih mengapresiasi karya karya seniman di tingkat dunia.” Ungkap Nina Hidayat selaku Head Of Communication Museum MACAN Indonesia.

Berita terbaru

Agenda

1 Okt Dies Natalis ke-63 Untar
3 Okt Research Week Untar
7 Okt Seminar Kebudayaan
7 Okt Pagelaran Wayang
15 Okt Wisuda ke-80 Untar