Pilih Laman
Masa Depan PR Kian Menantang

4 Desember 2017

Oleh: Admin Pusat

Seminar Nasional Komunikasi dan Entrepreneurship:  

“Masa Depan PR Kian Menantang” 

Semakin intensifnya penggunaan media sosial telah mengubah kerja praktisi public relations (PR) atau kehumasan. Strategi PR pun kian menantang mengikuti pola konsumsi media kaum milenial.

“Profesi PR masa depannya sangat besar sehingga kita harus selalu belajar, mendengarkan konsumen kita maunya apa, mereka berada di mana. Kita tidak bisa lagi memaksa konsumen untuk mendengar kita karena they listen what they want to know,” kata Praktisi PR yang juga penulis buku “Viral dan PR Profesional”, Junita Kartikasari dalam Seminar Nasional Komunikasi dan Entrepreneurship: “Transformasi Paradigma Public Relations di Era Digital” di Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Tarumanagara, Jakarta, Rabu (29/11).

Hal yang sama disampaikan General Manager Corporate Affairs PT Nusantara Infrastructure Tbk, Deden Rochmawaty. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan infrastruktur di Indonesia, khalayak PR yang berkaitan langsung dengan PT Nusantara Infrastructurecenderung menggunakan media konvensional. Namun, komunikasi interaktif di ranah dunia maya juga turut diprioritaskan.

“Dulu kalau jalan tol BSD banjir, kami langsung telepon wartawan atau media untuk menyampaikan informasi. Sekarang, masyarakat sebagai pengguna jalan tol bisa menciptakan pesan, mereka memotret, mengunggah foto di media sosial, kemudian opini berkembang,” kata Deden.

Akademisi yang juga PR Universitas Tarumanagara Yugih Setyanto mengatakan, guna menghadapi persaingan dan merespon mitra pendidikan tinggi maka media sosial saat ini mutlak digunakan. “Kalau tujuannya kepada mahasiswa, maka kami menggunakan media online dan media sosial. Tetapi jika yang dituju pembuat kebijakan maka biasanya kami menggunakan media konvensional,” kata Yugih.

Seminar Nasional Komunikasi dan Entrepreneurship ini pertamakali diadakan oleh Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara. Selanjutnya, seminar akan dilaksanakan setiap tahun dengan mengangkat sejumlah isu menarik di bidang Ilmu Komunikasi dan Kewirausahaan. Dekan FIKOM Untar, Riris Loisa mengatakan, seminar ini penting untuk membuka wawasan mahasiswa sekaligus sarana belajar dari para praktisi komunikasi. “Revolusi komunikasi perlu dicermati, sebagai praktisi komunikasi nantinya bagaimana supaya mahasiswa bisa menjalankan profesinya sesuai perkembangan masyarakat,” kata Riris. (RS)

Berita terbaru

Agenda

1 Okt Dies Natalis ke-63 Untar
3 Okt Research Week Untar
7 Okt Seminar Kebudayaan
7 Okt Pagelaran Wayang
15 Okt Wisuda ke-80 Untar