Pilih Laman
Talkshow dan Seminar Animasi, Lomba Asiagraph Reallusion Award Local Round Indonesia dan Pameran Studio-studio Animasi Fast Fest 2017 Universitas Tarumanagara

8 Mei 2017

Oleh: Admin Pusat

Seiring berkembangnya teknologi dalam dunia industri kreatif terutama dalam bidang animasi dan perfilman, meningkatnya populasi sineas muda terus meningkat, dibarengi ragam karya kreatif dan berkualitas. Namun ada tantangan dari pertumbuhan produksi tidak dibarengi ketersediaaan sumber daya manusia, pembiayaan dan saluran untuk menayangkannya. Film Indonesia masih saja tergusur di tengah maraknya film impor yang notabene memang mendominasi bahkan ironisnya menjadi primadona. Pemerintah lewat instrumennya seperti Perum Produksi Film Negara (PFN) dan BEKRAF terus berupaya meningkatkan industri film agar dapat berkontribusi bagi pembangunan. Animasi sebagai salah satu subsektor dalam industri kreatif sedang bergerak maju agar dapat menopang perekonomian negara ini. Para penggiat animasi di Indonesia terus membangun industri animasi, hasilnya bisa dilihat dari tayangnya film-film animasi di tv lokal maupun layar lebar pada beberapa tahun belakangan ini.
Yayasan Tarumanagara melalui Tarumanagara Knowledge Centre bergandengan dengan Universitas Tarumangara, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM), dan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) berusaha mendorong perkembangan industri kreatif Indonesia dengan menyelenggarakan rangkaian acara tentang film animasi Indonesia. Acaranya berupa talkshow dan seminar animasi, lomba Asiagraph Reallusion Award local round Indonesia dan pameran studio-studio animasi yang diadakan di Universitas Tarumanagara Jakarta. Pemutaran film-film animasi Indonesia yang bertajuk “Layar Animasi” dimulai tanggal 2 – 5 Mei 2017 di ruang sinema TKC Gedung Utama lantai 8. Adapun Film-Film Animasi yang diputar dalam Layar Animasi antara lain Battle of Surabaya (BOS) The Series, Petualangan si Unyil, KIKO, Adit Sopo Jarwo, Alif & Alya, Binekon, Vienetta, Vatalla Sang Pelindung, Plentis Kenthus, Shumo, dan berbagai film lainnya. Acara talkshow dan seminar animasi diadakan selama dua hari berturut-turut pada tanggal 8 dan 9 Mei 2017.
Talkshow di ruang seminar Gedung Utama lt.7 dan seminar di auditorium Gedung Utama lt.3, dengan tema “Perkembangan animasi di Indonesia dan menyongsong masa depan industri film animasi Indonesia di kancah dunia”. Kami mengundang tokoh dan pakar dari dunia Industri dan pendidikan animasi Indonesia. M Abduh Azis (Direktur Utama PFN), Chandra Endroputro (Producer Film Animasi Unyil), Seung-Hyun Oh/SHOH (CCO MNC Animation), Oktodia Mardoko (Sutradara Film Animasi Binekon), Alfi Zachkyelle (Founder Kampoong Monster), Lance Mengong (Director INAMA), Aryanto Yuniawan (CEO MSV Pictures), Patrick Effendy (CEO Visual Expert), Ellen Xie (Former APM Lucas Film Animation), Bambi ‘Masbe’ (Pengarang Buku Nganimasi dan Karakter Unyu), Nuryadi Bayazid (Graphic News Metro TV), Ehwan Kurniawan (Koord. Multimedia IKJ), dan Romy Oktaviansyah (Progam Head Animation & Games IDS). Pameran Fast Fest 2017 tanggal 8-10 Mei 2017 di TKC Gedung Utama lt.7 disponsori oleh Lenovo, MSV Picture dan Bakmi Aliong dan diisi oleh PFN dan pelaku industri animasi Indonesia yang terdiri dari perusahaan-perusahaan yang memproduksi film animasi seperti, MNC Animation, MD Animation, INAMA, Belantara, Kampoong Monster, HHK Animation, Visual Expert, dan Masbe. Media patner acara ini Majalah All Film, IndieHome dan Piksel. Lomba Asiagraph Reallusion Award, local round Indonesia berupa lomba membuat film pendek animasi selama 48 jam (nonstop) tanggal 8 -10 Mei 2017 di TKC Gedung Utama lt.7 – 8.
Acara ini didukung oleh PT. Tekno Logika Utama sebagai authorised distributor Reallusion di Indonesia. Lomba ini diikuti oleh 21 tim dari beberapa universitas di Indonesia. Acara ini merupakan ajang seleksi untuk mengikuti ASIAGRAPH Reallusion Award final 48 hours live contest pada tanggal 21 – 25 Agustus 2017 di Taiwan. Pesertanya dari Taiwan, China, Japan, Malaysia, Thailand, Korea dan Indonesia. Tarumanagara Knowledge Centre (TKC) adalah lembaga yang menunjang kegiatan akademik dimana merubah paradigma perpustakaan pada umumnya. Dasar pembentukan TKC adalah prakarsa Yayasan Tarumanagara untuk mewujudkan sumber belajar yang dapat dinikmati secara baik oleh civitas akademika Tarumanagara maupun masyarakat luas. Fasilitas yang dimiliki oleh TKC antara lain: ruang baca, ruang seminar, ruang audio visual, ruang diskusi, galeri Tarumanagara, dan ruang sinema. Jam layanan TKC dari jam 09.00 – 17.00 WIB, untuk informasi dapat menghubungi (021) 5695 8760. Program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) UNTAR merupakan program yang menciptakan desainer komunikasi visual sebagai creative problem solver, lulusannya diarahkan dapat bekerja sebagai profesional di biro iklan, biro desain, production house atau menjadi entrepreneur di bidang desain komunikasi visual. DKV UNTAR mendapatkan Indonesia Best School of Communication and Management award berturut-turut dari tahun 2013 – 2015 dari MIX-Marketing Communications Magazine. Untuk informasi dapat menghubungi (021) 5663 125, http://untar.ac.id/fsrd/desain-komunikasi-visual/?lang=id   Kontributor: Ruby Chrissandy adalah pengajar FSRD Untar, Ketua Panitia Fast Fest 2017