Pilih Laman
DAVIED INSJA LULUS DOKTOR TEKNIK SIPIL UNTAR

1 Maret 2017

Oleh: Admin Pusat

Ir. Davied Insja, MM., MT. berhasil mempertahankan disertasinya berjudul “Model System Dynamics untuk Meminimalkan Penyimpangan Biaya Material Proyek Konstruksi Industri.”

Disertasi itu disampaikan di depan sidang terbuka yang dipimpin oleh Rektor Universitas Tarumanagara Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan.

Davied, sapaan Direktur PT. Wellindo Jaya Kiat Guna, berhak menyandang gelar Doktor atas kerja keras dan belajar yang tekun. Di tengah kesibukannya dalam menjalankan perusahaan, ia juga mampu menyelesaikan pendidikan S-3 di UNTAR selama 5 tahun. Sidang terbuka digelar di Ruang Auditorium Gedung M, Kampus 1 UNTAR, Jalan Let Jen S. Parman No. 1, Jakarta Barat, Rabu, 1 Februari 2017.

“Saudara promovendus (Davied Insja-red) berhasil lulus menjadi doktor ke 30 lulusan Program Doktor Ilmu Teknik Sipil Program Pascasarjana Universitas Tarumanagara, dengan Indek Prestasi Kumulatif (IPK) 3,92 atau lulus dengan predikat “Sangat Memuaskan,” kata Pimpinan sidang yang juga rektor UNTAR Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan yang disambut tepuk meriah hadirin yang datang kala itu.

Davied berhasil mempertahankan hasil penelitiannya serta menjawab dengan santun dan lugas semua pertanyaan yang diajukan dewan penguji. Suami dari Yanthi Thionoto itu mengatakan bahwa dalam industri jasa konstruksi, penyimpangan biaya senantiasa dialami dalam setiap pelaksanaan proyek. Dengan mengetahui faktor-faktor yang dominan yang menyebabkan penyimpangan biaya, dibuat model simulasi system dynamics dengan alur pemikiran bahwa peristiwa  risiko yang inheren dengan proyek konstruksi industri akan menyebabkan penyimpangan biaya sehingga membuat actual cost akan bertambah besar. Tindakan preventif dan mitigasi diperlukan untuk mengurangi penyimpangan biaya tersebut. Namun, pada saat yang sama dibutuhkan biaya untuk menyelenggarakan tindakan preventif dan mitigasi itu sendiri. Untuk itu, model system dinamics sangat berperan penting dalam simulasi pengurangan penyimpangan biaya. Selanjutnya, agar stakeholder dapat terlibat dalam model aplikatif ini, telah dibuatkan papan slider untuk mempermudah simulasi, kata dia.

Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D. sebagai promotor utama dalam acara pemberian pesan/nasehat menyampaikan bahwa meraih gelar doktor bukanlah tujuan akhir dari seorang sarjana. Doktor Davied harus mampu berkarya untuk berbagi dengan orang lain, dan Dr. Davied juga seyogyanya mengikuti ilmu padi. Semakin berisi harus semakin menunduk, semakin tinggi pendidikannya juga harus semakin rendah hatinya. Selamat kepada doktor ke 30 lulusan Program Pascsarajana Universitas Tarumanagara.

Panitia Ujian Terbuka dipimpin oleh Rektor UNTAR Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan.

Sedangkan Ketua Dewan Penguji adalah Prof. Ir. Roesdiman Soegiarso, M.Sc., Ph.D., sementara Anggota Penguji meliputi Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D. (Promotor Umata), Dr. Ir. Onnyxiforus Gondokusumo, M.Eng. (Promotor Pendamping), Prof. Ir. Chaidir Anwar Makarim, MSE., Ph.D.,  Ir. Dadang M. Ma’soem, MSCE., Ph.D., dan Dr. Ir. Hari Gumuruh Soeparto, MT., MPU.. (Penguji Eksternal)Rosidi

Berita terbaru

Agenda

17 Nov KBGI XIII
17 Nov Seminar Humaniora
24 Nov ICEBM