Pilih Laman
Nico Yahya Saragih Lulus Doktor Teknik Sipil Universitas Tarumanagara

29 Agustus 2016

Oleh: Admin Pusat

Nico Yahya Saragih  berhasil me­raih gelar Doktor bidang Ilmu Teknik Sipil di Universitas Tarumanagara, beberapa waktu lalu tepatnya hari Selasa, 16 Agustus 2016. Ia mem­pertahankan disertasi­nya berjudul Model Hubungan Biaya Pemeliharaan dengan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya pada Bangunan Gedung  Negara.

Bertindak selaku promotor utama adalah Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D., dan ko-promotor adalah Ir. Dadang M. Ma’some, MSCE., Ph.D. Sementara tim penguji terdiri dari Prof. Ir. Chaidir Anwar Makarim, MSE., Ph.D. Ketua, Prof. Ir. Roesdiman Soegiarso, M.Sc., Ph.D. Anggota / Penguji Internal, Dr. Ir. Onnyxiforus Gondokusumo, M.Eng. Anggota (Penguji Internal) dan Prof. Dr. Ir. Wateno Oetomo, M.M., M.T., DRTS. Anggota (Penguji Eksternal)

Berdasarkan hasil penelitiannya, dari beberapa faktor yang mempengaruhi biaya pemeliharaan bangunan gedung negara yaitu fisik bangunan gedung negara, manajemen pemeliharaan dan perawatan bangunan gedung negara, kondisi lingkungan di sekitar bangunan gedung negara, harga satuan pekerjaan pemeliharaan dan perawatan bangunan gedung negara dan tingkat kerusakan bangunan gedung negara secara garis besar ditemukan beberapa hal yaitu:

  1. Manajemen pemeliharaan dan perawatan bangunan gedung negara dan kondisi lingkungan di sekitar bangunan gedung negara mempunyai pengaruh total terbesar terhadap tingkat kerusakan bangunan gedung negara.
  2. Tingkat kerusakan bangunan gedung negara juga mempunyai pengaruh langsung yang terbesar terhadap biaya pemeliharaan.

Diharapakan hasil penelitian ini dapat berguna bagi pemerintah daerah dalam mengontrol bangunan gedung negara dan memeliharanya secara kontinyu lebih baik lagi.

Suami Ervina Christine br. Sinaga ini sebe­lumnya menamatkan sarjana (S1) di Fakultas Teknik Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Indonesia, kemudian melanjutkan kejenjang magister (S2)  di Program Pascasarjana UNTAR dengan  Program Studi Magister Teknik Sipil.

PNS di Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarukim) kabupaten Simalungun ini, pernah memegang beberapa jabatan struktural yaitu Kepala seksi pengembangan bangunan dan gedung-gedung (2010-2011), dan Kepala seksi prasarana penyehatan lingkungan (2011-2012). Selain itu juga pernah sebagai pengawas, PPK (Pejabat pembuat komitmen), dan PPTK (Pejabat pelaksana teknis kegiatan) di beberapa kegiatan pembangunan dan rehabilitasi bangunan gedung negara di wilayah kabupaten Simalungun.

Selama menempuh Program Doktor, Dr. Nico juga pernah diminta mengajar di beberapa perguruan tinggi swasta di Jakarta, antara lain Universitas Pancasila (UP), Universitas Mercu Buana (UMB), Universitas Timbul Nusantara (UTINUS), Universitas Tujuh Belas Agustus (UTA) Jakarta, dan Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS). Hingga saat ini Dr. Nico Yahya Saragih telah dikaruniai satu anak yaitu Maria Claudya Nicvin br Saragih yang saat ini duduk di bangku SD Katolik Marsudirini Jakarta kelas 6 (umur 10 tahun).

Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D. sebagai promotor utama dalam acara pemberian pesan/nasehat kepada Doktor Nico Yahya Saragih, meraih gelar doktor bukanlah tujuan akhir dari seorang sarjana. Doktor Nico harus tetap belajar dan berkarya untuk berbagi dengan orang lain, dan Dr. Nico seyogyanya mengikuti ilmu padi. Semakin berisi maka semakin menunduk, semakin tinggi pendidikan seseorang maka diharapkan semakin rendah hati. Selamat kepada doktor baru ke 28 lulusan Program Pascsarajana Universitas Tarumanagara dalam bidang ilmu teknik sipil. (Rosidi)