Pilih Laman
Media Sosial Membentuk Jiwa Narsis

21 Juli 2016

Oleh: Admin Pusat

Media sosial sudah menjadi bagian hidup dari masyarakat di seluruh dunia. Media sosial adalah sebuah media online. Penggunanya dapat berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual dengan mudah. Media sosial yang umumnya digunakan antara lain Facebook, Twitter, Path, Instagram dan lain sebagainya.

Faktor teks, konteks, waktu, bahasa, budaya, situasi mempengaruhi penggunaan media sosial. Salah satu alasan penggunaan media sosial adalah untuk pemuasan pribadi, yakni mendapatkan pujian atas hal-hal yang diunggah seseorang di akun media sosialnya. Manusia membutuhkan pujian serta pengakuan dan media sosial memungkinkan itu.

“Orang sekarang dengan mudah bisa dikagumi, istilahnya narsis. Karena untuk mencapai prestasi yang diakui orang lain dan supaya kita bisa dipuji itu itu susah. Sekarang makanan difoto masukin ke Path.  Kita bisa terpuaskan hanya dengan mendapatkan jempol (like),”jelas Dosen FIKom UNTAR, Doddy Salman.

Selain itu, sosial media seringkali digunakan untuk mengetahui apa yang dipikirkan dan dilakukan orang lain. Berbagai hal yang kita sampaikan dapat dilihat orang lain dan tersimpan abadi, untuk itu kita perlu bijak dan berhati-hati. (S/A/L)

Berita terbaru

Agenda

1 Okt Dies Natalis ke-63 Untar
3 Okt Research Week Untar
7 Okt Seminar Kebudayaan
7 Okt Pagelaran Wayang
15 Okt Wisuda ke-80 Untar