Pilih Laman
Seminar Nasional Imaplanta 2016, “Urban Innovation as a Problem Solver in Metropolitan City”

4 Mei 2016

Oleh: Admin Pusat

“Inovasi adalah suatu hal yang lahir dari kreatifitas. Kreatifitas adalah suatu hal yang lahir dari keterbatasan yang dipadu dengan kegigihan untuk maju. Hal ini sangat mencerminkan kehidupan pemuda-pemudi dan mahasiswa Indonesia”.

Inilah sepenggal kata sambutan dari Ketua Pelaksana Seminar Nasional Imaplanta 2016 yang memiliki tema “Urban Innovation as a Problem Solver in Metropolitan City” yang diadakan pada tanggal 21 April 2016 di Auditorium lantai 3 Gedung Utama kampus 1 Universitas Tarumanagara.

Program kerja Imaplanta yang di prakarsai oleh Ketua Umum Imaplanta, M. Ilham Ryansyah Ambon dan diketuai oleh Reynard Samuel Setiyadi ini membahas tentang fenomena inovasi perkotaan (Urban Innovation) berbasis aplikasi digital yang semakin marak di kota-kota besar dunia termasuk Kota Jakarta dan sekitarnya. Urban Innovation adalah sebuah hal yang lahir dari pemikiran dan inisiatif masyarakat perkotaan untuk mengatasi masalah-masalah perkotaan dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

Pembicara yang memberikan materi pada Seminar Nasional Imaplanta 2016 ini berasal dari berbagai macam latar belakang yakni praktisi, pengamat, dan juga pemerintah. Dari pihak praktisi, pembicara yang memberikan materi adalah Fauzan Helmi Sudaryanto, S.Kom (CEO & Co-founder temanjalan.com) dan Martua Johanes Edward (Head of Marketing and Communication Qlue Indonesia). Sedangkan dari pihak pengamat, pembicara yang memberikan materi adalah Elkana Catur Hardiansah, ST, M.Si (Wakil Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Perencana). Dari pihak pemerintah, pembicara yang memberikan materi adalah Dr. Ir. Oswar Muadzin Mungkasa (Deputi Direktur bid. Tata Ruang dan Lingkungan Hidup).

Dengan diadakannya seminar ini, segenap panitia Seminar Nasional Imaplanta 2016 dan anggota Ikatan Mahasiswa Planologi Universitas Tarumanagara berharap semakin banyak anak muda yang memiliki kreatifitas dan memiliki motivasi untuk dapat berkontribusi terhadap kualitas hidup masyarakat perkotaan di Indonesia. Selain itu kami juga berharap bahwa konflik terhadap inovasi perkotaan yang terjadi di Kota Jakarta dan sekitarnya dapat menemui titik terang dan akhirnya pemerintah dapat menjadi “wasit” yang adil dan dapat menciptakan regulasi yang semakin menguntungkan masyarakat.

Hidup Mahasiswa! Hidup Teknik! Hidup Planologi!

Berita terbaru

Agenda

17 Nov KBGI XIII
17 Nov Seminar Humaniora
24 Nov ICEBM