Pilih Laman
Kilas Balik Seminar Nasional Desain dan Seni 2012 Universitas Tarumanagara

27 April 2016

Oleh: Admin Pusat

Pada hari Kamis, 29 November 2012. Untuk kedua-kalinya Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Tarumanagara mengadakan kegiatan seminar nasional yang bertema “Potensi Seni dan Desain Dalam Pengembangan Industri Kreatif”. Dalam perencanaan waktu yang singkat FSRD berhasil mendatangkan para peserta seminar yang berjumlah lebih kurang hampir 200 peserta. Sebagian besar para peserta justru datang dari luar wilayah kampus dari berbagai intansi pendidikan seperti President University, ISI Yogjakarta, Itenas, Institut Kesenian Jakarta, Universitas Esa Unggul dan lainnya. Acara ini disambut antusias oleh Rektor Universitas Tarumanagara Prof. Ir. Roesdiman Soegiarso, M.Sc., Ph.D, dalam kata sambutan beliau mengawali jalannya proses acara seminar. Selanjutnya Dekan FSRD Dr. Eddy Supriyatna Mz., M.Hum turut memaparkan hasil laporan kegiatan seminar FSRD selama ini di lingkungan Universitas Tarumanagara kepada para peserta seminar. Acara seminar dimulai oleh keynote speaker  Drs. H. Sukesti Martono., MA Deputi Budaya dan Pariwisata DKI, mewakili Ir . H. Joko Widodo Gubernur DKI Jakarta yang berhalangan hadir karena padatnya kegiatan beliau. Proses sesi pertama seminar dimulai oleh Ibu Watie Moeranie Dirut Pengembangan Seni Rupa Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Pada sesi kedua di lanjutkan oleh Prof. Dr. Dwi Marianto., MFA Guru Besar ISI Yogjakarta dan Pengamat Seni. Pada sesi ini di sambut antuisias para peserta dengan banyaknya minat tanya-jawab dari peserta seminar. Pada sesi ketiga Jay Subiakto sutradara dan produser profesional beserta Inet Watimena Stage Manager Profesional berbicara mengenai perlunya rasa nasionalisme sebagai landasan dalam menciptakan sebuah karya kreatif . Indonesia memiliki potensi nilai seni yang cukup besar di mata dunia internasional menurut Jay dalam presentasinya 
Cara seminar di tutup dengan sesi kelas paralel yang di bawakan Dr. Pindi Setiawan., M.Si sebagai moderator. Kesuksesan seminar nasional ini diharapkan bisa menjadikan sebuah potensi pemicu perkembangan industri kreatif Indonesia yang berdasarkan nilai seni dan desain.Acara seminar ini turut di liput oleh media massa koran suara pembaharuan.