Pilih Laman
Berbagi Ilmu: Pembaharuan, Penyegaran, dan Peningkatan Kapasitas Yang Berkelanjutan

27 Maret 2016

Oleh: Admin Pusat

Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara sebagai lembaga pendidikan begitu peduli dengan kemajuan dan perkembangan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagai organisasi pembelajar, upaya untuk terus meningkatkan kapasitas para pengajar, baik dalam hal menyegarkan keilmuannya, pembaharuan, ataupun pengembangan keilmuan menjadi suatu hal yang penting. Kegiatan berbagi ilmu diselenggarakan secara berkala dari dan untuk rekan sejawat dosen dengan mengacu pada tren pembahasan, kajian riset, ataupun fenonema yang sedang terjadi di masyarakat.   Pada tanggal 19 Februari 2016, para dosen Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara menyelenggarakan

pertemuan Knowledge Sharing ke-1. Pada acara ini, sebagai pembicara adalah Dr. Riana Sahrani, M.Si., Psikolog dan Kiky Dwi Hapsari, M.Psi., Psikolog mengenai acara AFD (Academic Faculty Development) yang telah mereka ikuti selama 15 hari di bulan Januari 2016. Salah satu acara AFD adalah para dosen melakukan studi banding ke Singapura selama 2 hari. Peserta AFD terdiri dari para dosen perwakilan semua Fakultas yang ada di Universitas Tarumanagara (Untar), sejumlah 19 orang. Hasil yang didapat adalah, para dosen jadi lebih bersemangat dan termotivasi untuk lebih menunjukkan kinerjanya. Namun demikian, banyak teknologi dalam pendidikan yang tampaknya masih belum siap digunakan di Untar terkait dengan adanya perbedaan budaya antara Indonesia dan Singapura.

Pada hari Jumat tanggal 18 Maret 2016 dilakukan acara Knowledge Sharing ke-2 yang dibawakan oleh Sandi Kartasasmita, M.Psi., Psikolog. Sharing tentang LGBT, mulai dari sejarahnya sampai perkembangannya saat ini dalam acuan Diagnostic and Statistical manual of Mental Disorders (DSM). Pertemuan berlangsung sekitar 2 jam lebih, karena para peserta yang terdiri dari 15 dosen lainnya sangat antusias untuk bertanya dan berdiskusi lebih lanjut mengenai topik yang memang sedang hangat tersebut. Kesimpulan akhir sementara yang didapat adalah, LGBT saat ini masih kental dengan nuansa politis dari para petinggi APA, sehingga diperlukan sharing lanjutan mengenai penelitian-penelitian ilmiah apa yang telah dilakukan terkait topik tersebut.   Dekan Fakultas Psikologi Univ

ersitas Tarumanagara, Dr. Rostiana, M.Si., Psikolog dalam sambutannya pada tanggal 22 Maret 2016 pada acara Forum Belajar Asosiasi Psikologi Forensik (APSIFOR) Perwakilan Jabodetabek yang memakai tempat di ruang seminar Program Studi Magister Psikologi Untar, juga menyampaikan keterbukaannya menerima rekan-rekan psikolog dari berbagai instansi di luar Untar untuk belajar lebih lanjut mengenai ilmu-ilmu psikologi di Fakultas Psikologi Untar. Topik yang diangkat saat forum belajar itu adalah Gangguan Jiwa dan Pertanggungjawaban Pidana dan diskusi disampaikan oleh psikolog dari POLRI, Evie Mahrita, M.Psi., Psikolog serta ahli hukum pidana Romy Leo Rinaldo, SH.   (Riana-ENES)

Berita terbaru

Agenda

1 Okt Dies Natalis ke-63 Untar
3 Okt Research Week Untar
7 Okt Seminar Kebudayaan
7 Okt Pagelaran Wayang
15 Okt Wisuda ke-80 Untar